Tumbuhkan Bibit-Bibit Peneliti Muda, Jurusan Fisika Adakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

Tumbuhkan Bibit-Bibit Peneliti Muda, Jurusan Fisika Adakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

Muh Ashar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

terkini.id, Makassar - Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) sukses melaksanakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat mahasiswa fisika di kampus UIN Alauddin Makassar, 6 Januari 2020.

Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan calon peneliti muda ditingkat Jurusan Fisika yang siap dibina dan dibimbing lebih lanjut agar dapat ikut andil dalam lomba karya tulis ilmiah baik level nasional maupun internasional.

Tema yang diangkat yaitu "membangun visi Jurusan Fisika FST UIN Alauddin Makassar melalui karya inovasi calon peneliti muda yang berakhlakul karimah".

Sebanyak 27 judul penelitian yang terdiri dari 17 judul peserta tim (Kelompok) dan 10 judul peserta individu yang ikut berpartisipasi.

Rahmaniah, S.Si. M.Si selaku dosen dan ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan LKTI kali ini luar biasa hal ini ditandai dengan antusiasnya para peserta dibandingkan periode sebelumnya, ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dan dapat dipublish dalam jurnal yang terindeks SINTA (Indeks Nasional) maupun SCOPUS (Indeks Internasional).

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan yang sifatnya kontinu dan bisa dilaksanakan per semester, agar mahasiswa lebih termotivasi untuk memunculkan ide-ide penelitian yg inovatif dan dukungan sponsor juga sangat dibutuhkan untuk memberikan reward yang lebih besar bagi para pemenang.

Tumbuhkan Bibit-Bibit Peneliti Muda, Jurusan Fisika Adakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

Fajriani bersama timnya berhasil menjadi juara pertama diikuti tim dari Muh Rusdin dan Jusniati sebagai juara kedua dan ketiga.

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan agar bibit-bibit calon peneliti muda terus bermunculan dan bisa memanfaatkan sumber daya alam utamanya limbah agar bisa diolah lebih optimal kedepannya", ujar Fajriani.