Tergerus Banjir, Tembok Pagar SMPN 3 Binamu dan Dinas PMD Jeneponto Ambruk

Tergerus Banjir, Tembok Pagar SMPN 3 Binamu dan Dinas PMD Jeneponto Ambruk

EP
Syarief
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id,Jeneponto - Banjir Bandang yang menerjang sejumlah Kelurahan dan Desa di Kabupaten Jeneponto turut menggerus sejumlah pagar gedung sekolah dan instansi Pemkab Jeneponto. Sesuai pantauan terkini.id, Pagar SMP Negeri 3 Binamu di Kelurahan Monro-Monro Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto rata dengan tanah atau ambruk. Pagar sekeliling SMP 3 Binamu sekitar 75 meter x 150 dirobohkan banjir bandang yang terjadi sejak Selasa 22 Januari 2019 kemarin sekitar pukul 12.00 WITA siang hingga pukul 02.00 Wita dini hari tadi. [caption id="attachment_135336" align="alignnone" width="800"]Tergerus Banjir, Tembok Pagar SMPN 3 Binamu dan Dinas PMD Jeneponto Ambruk
Tergerus Banjir, Tembok Pagar SMPN 3 Binamu dan Dinas PMD Jeneponto Ambruk[/caption]

Pagar SMK di Jeneponto Ambruk

Selain itu Gedung SMK Negeri I Jeneponto juga tergenang air setinggi sekitar 150 cm, kondisi terkini gedung SMK Negeri I Jeneponto itu dipenuhi lumpur setinggi 20 cm. Sampah pun bertumpukan di gedung sekolah yang dulu bernama SMEA negeri Jeneponto. Selain gedung sekolah, dari pantauan langsung terkini id, Rabu, 23 Januari 2019, pagar kantor Dinas PMD Jeneponto juga rata dengan tanah. Sementara informasi terkini yang dihimpun terkini.id, tujuh warga kampung Uma Desa Bonto Mate'ne Kecamatan Turatea dikabarkan hilang. Sampai berita ini diturunkan terkini.id, belum dapat mengkonfirmasi Pihak BPBD Kabupaten Jeneponto.