Terkini.id, Jakarta - Pegiat dunia maya Denny Siregar mengomentari pandangan Ketua KPK Firli Bahuri terkait Presidential Threshold (PT) 0 persen. Firli berpendapat apabila PT 0 persen diberlakukan maka pemimpin yang terpilih akan bisa fokus untuk bekerja.
"Jika PT (presidential threshold) 0 persen bisa membuat mahar politik hilang dan biaya kampanye murah, sehingga pejabat terpilih lebih leluasa bekerja baik, ketimbang berpikir korupsi untuk balik modal dan balas budi donatur," ujar Firli Rabu 15 Desember 2021.
Menurutnya ambang batas pencalonan presiden 0 persen akan berdampak pada rendahnya ongkos politik. Karena calon pemimpin dapat berasal dari kalangan manapun, bukan dicalonkan oleh partai politik yang memperoleh jumlah kursi tertentu.
Dengan demikian nantinya akan terbentuk kultur dan sistem politik yang lebih baik. Kemudian akan berpengaruh kepada pemberantasan korupsi, dimana tidak ada lagi usaha untuk mengembalikan modal politik yang besar. Kata Firli dikutip dari medcom.id.
Firli menambahkan "Pendapat saya, bukan berarti saya memasuki ranah politik. Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak memasuki ranah kamar politik atau kamar kekuasaan yudikatif. Saya hanya ingin Indonesia bebas dan bersih dari praktik korupsi,” katanya menjelaskan.
Sementara itu Denny Siregar memberikan pandangan berbeda dari ketua KPK. Menurutnya apabila PT 0 persen disetujui, bukan berarti tidak akan ada lagi mahar politik ke partai. Bisa saja akan ada praktik-praktik yang lain.

“Ah ngga juga pak. PT 0 persen bukan berarti semua orang bs mencalonkan diri, tapi semua partai boleh mencalonkan seseorang. Kalau sekarang maharnya terkumpul di gabungan partai, kalau PT 0 persen semua partai minta mahar,” tulis Denny di akunnya @Dennysiregar7 Jumat 17 Desember 2021.










