Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Pengamat Sebut Nasib Menteri Ini Terancam Dirotasi dengan Kader PDIP, Siapa?

Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, Pengamat Sebut Nasib Menteri Ini Terancam Dirotasi dengan Kader PDIP, Siapa?

Ratna

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Belakangan ini mencuat isu reshuffle di jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Jokowi.

Mengenai isu reshuffle kabinet Jokowi itu, santer disebutkan sejumlah nama menteri yang dikabarkan akan diganti dengan nama baru.

Bahkan, sejumlah menteri yang bukan berasal dari partai politik pun disebut bakal digeser posisinya.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Saiful Anam menilai bahwa posisi Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri bisa terancam diganti.

Dikatakan Saiful, posisi Tito bakal diganti oleh kader PDIP guna kepentingan menjelang pemilu 2024 mendatang.

"Bukan tidak mungkin akan ada rotasi antara Tito dengan Tjahjo Kumolo, di mana Tjahjo kembali menempati jabatan Mendagri dan Tito menggantikan posisi Tjahjo," ujar Saiful dalam keterangannya, mengutip Warta Ekonomi, Minggu 5 Desember 2021.

Kendati demikian, Saiful melihat pencopotan terhadap Tito merupakan hal yang terbilang sulit.

Sebab, menurutnya, mantan Kapolri itu memiliki banyak jasa kepada Presiden Jokowi. Sehingga, Tito masih tetap dipertahankan, hanya saja bertukar posisi.

Sementara menurutnya, posisi Mendagri sangat penting terlebih lagi menjelang pilpres 2024 mendatang.

Apalagi, dengan adanya penundaan pilkada maka Mendagri memiliki posisi yang sangat strategis untuk menempatkan Plt kepala daerah yang merupakan orang-orang terdekat Mendagri.

Lebih lanjut, Saiful mengatakan, posisi Mendagri sangat mungkin akan diambil alih oleh PDIP mengingat apabila terjadi penundaan pilkada, akan berpengaruh terhadap penempatan Plt kepala daerah yang sesuai pemerintah.

"Sesuai kewenangannya Mendagri dapat menempatkan Plt dengan orang-orang yang memiliki 1 visi dengan pemerintah. Sehingga untuk itulah posisi Mendagri menjadi sangat penting," tandasnya.