Tanggapi Ceramah Arifin Nababan Soal Injil, Eko Kuntadhi: Apa Sudah Khatam Pelajari Alquran

Tanggapi Ceramah Arifin Nababan Soal Injil, Eko Kuntadhi: Apa Sudah Khatam Pelajari Alquran

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi isi ceramah pendakwah mualaf Ustaz Arifin Nababan yang menyebut kitab Injil berisi ayat-ayat porno.

Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter, Selasa 1 Juni 2021, menilai pendakwah seperti Arifin Nababan tidak henti-hentinya menyampaikan ceramah yang menggesekkan sentimen agama.

"Orang-orang ini, gak bosen-bosennya menggesekkan sentimen agama," cuit Eko Kuntadhi.

Ia pun mempertanyakan kepada Ustaz Arifin, apa sudah khatam mempelajari Alquran sehingga berani berkomentar buruk tentang kitab suci agama lain.

"Apa mempelajari kitab suci sendiri udah khatam, sampai harus berkomentar buruk tentang kitab suci agama lain?," tanya Eko.

Eko Kuntadhi pun menegaskan kepada Arifin Nababan, jangan karena menganggap diri sebagai umat mayoritas di Indonesia sehingga ustaz mualaf itu bebas menghina agama orang lain.

"Jangan karena mayoritas merasa bebas menghinakan agama lain dong," tegas Eko.

Dalam cuitannya itu, Eko Kuntadhi juga menyertakan pemberitaan terkait isi ceramah Ustaz Arifin Nababan yang menyebut kitab injil porno.

Sebelumnya, pemdakwah Ustaz Arifin Nababan dalam sebuah video ceramahnya menyinggung kitab Injil. Mualaf tersebut menyebut kitab umat Kristen itu banyak berisi ayat-ayat porno.

Adapun video ceramah Arifin Nababan menyinggung kitab Injil tersebut ditayangkan kanal Youtube Pdt Mell Atock.

Dalam video berjudul 'Hei Ustad Nababan, Alkitab Kami Tidak Porno' yang diunggah pada 10 bulan lalu tersebut, awalnya Arifin Nababan mengungkapkan bahwa kitab umat Islam yakni Alquran adalah kitab suci yang paling sempurna dan bermartabat.

"Alquran lebih komplit, Alquran lebih detil, Alquran lebih bermartabat," ujar Ustaz Arifin dalam video ceramahnya itu.

Arifin Nababan kemudian membandingkan Alquran dengan kitab umat Kristen, Injil yang menurutnya banyak berisi ayat-ayat yang tidak bermoral dan mengandung pornografi.

"Alquran lebih bermoral ketimbang kitab suci saya dulu banyak saya temukan, banyak saya baca di Injil itu ayat-ayat yang tidak bermoral, ayat-ayat yang porno-porno itu banyak," ujarnya.