Takar Kebutuhan Tenaga Honorer di Pemkot Makassar, Dewan Bentuk Tim Khusus

Takar Kebutuhan Tenaga Honorer di Pemkot Makassar, Dewan Bentuk Tim Khusus

K
TD
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar tengah membentuk tim khusus untuk menakar kebutuhan tenaga honorer di Kota Makassar.

Anggota Komisi A Ray Suryadi Arsyad mengatakan hal itu untuk mengevaluasi tingkat kebocoran anggaran pemerintah kota.

Hal itu setelah terungkap adanya tenaga honorer fiktif hingga kontra-produktif di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Ray mengatakan upaya ini akan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kenerja tenaga kontrak yang benar-benar berkompeten.

"Ada rencana tenga kontrak akan dikurangi sesuai evaluasi yang didapatkan Pemkot. Ini kan menjadi indikator kita ke depan untuk menentukan potensi penempatan orang-orang untuk menjalankan tugasnya dengan baik," kata Ray, 3 Februari 2021.

Menurutnya, sistem kerja tenaga kontrak di Kota Makassar belum sehat. Sebab, banyak tenaga honorer yang bekerja justru tidak berimbang dengan kinerja yang dihasilkan.

Hal ini, kata Ray, tidak efisien baik untuk kesejahteraan tenaga honorer maupun APBD kota Makassar.

"Logikanya kan anggaran pas, dan pembatasan tenaga honorer tidak ada, jadi semakin banyak tenaga honorer maka gaji mereka akan semakin kecil," ungkapnya.

Ray mengatakan tenaga honorer butuh perampingan. Ia mengatakan tengah mengusahakan memberi gaji yang cukup bagi honorer, namun dibarengi dengan kinerja yang mumpuni.

"Upaya ini juga meminimalisir kebocoran kan. Inikan banyak yang fiktif, uangnya lari ke mana," katanya.