Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menilai bahwa Pendeta Saifuddin Ibrahim telah menyebarkan kebencian luar biasa yang bisa merusak tatanan hidup umat beragama.
Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari lalu, Pendeta Saifuddin Ibrahim menyinggung masalah kurikulum pesantren dan mengaitkannya dengan radikalisme, serta mengusulkan penghapusan terhadap 300 ayat Al-Qur’an membuat Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) buka suara.
Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi ancaman Sekjen Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas yang mengaku akan mundur dari MUI jika lembaga berbasis Islam tersebut