Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan harapan bahwa pihaknya akan menang di akhir kisruh dengan kubu Moeldoko. Awalnya, AHY mengatakan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi desakan kubu Moeldoko yang memintanya memohon maaf pada Presiden Jokowi. AHY menilai bahwa pihak-pihak yang
Pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Setia Budhi Rangkasbitung, Harits Hijrah Wicaksana menilai bahwa petinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengakui bahwa pihaknya mensesalkan tudingan-tudingan yang dilayangkan kepada pemerintah perihal kisruh dualisme kepemimpinan di Partai Demokrat. Yasonna mengungkapkan
Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Partai Demokrat, Yan Harahap memberikan sindiran keras soal pernyataan Moeldoko terkait kisruh Demokrat. Seperti diketahui, hari ini, Minggu,
tiba muncul ke publik berbicara soal kisruh Partai Demokrat. Mery menceritakan bahwa ia merasakan kesedihan Ventje yang merupakan salah satu pendiri Partai Demokrat atas
Jusuf Kalla, Mantan Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019 memberikan beberapa komentar terkait kisruh politik yang sedang dihadapi Partai Demokrat. Agus Harimurti Yudhoyono
Kehadiran Jhoni Allen Marbun dalam rapat kerja (Raker) Komisi V DPR bersama Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub) sempat menyita perhatian anggota dewan. Diketahui,
DPP Partai Demokrat pimpinan Moeldoko telah resmi mendaftarkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang diadakan Deli Serdang, Sibolangit, Sumatera Utara kepada Kementerian Hukum dan
pejuang partai Demokrat (kubu KLB Deli Serdang). Namun, yang terjadi sekarang, lanjutnya, mereka tidak memiliki kemampuan untuk melaporkan kasus ini ke polisi. “Artinya apa?