Kementerian Pertanian RI melalui BPPSDMP kembali berkolaborasi dengan Komiisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh di Provinsi Sulawesi Tenggara pada rabu-kamis, 27 sampai 28 Juli 2022 yang bertempat di Desa Mendikonu, Kec. Amonggedo, Kab. Konawe,
Sebagai penyelenggara pendidikan vokasi Polbangtan Gowa dituntut untuk memberikan pembekalan berupa pengalaman langsung bekerja di sektor pertanian. Formulasi aktivitas akademik memang dituntut untuk lebih banyak praktek daripada teori. Oleh karena itu maka salah satu metode yang menunjang adalah dengan adanya praktek kerja lapang (PKL).Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah nyata yang penting untuk mendukung target Kementerian Pertanian dalam menumbuhkan kualitas SDM Petani Milenial yang akan menjadi penerus generasi petani di Indonesia.Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa mencetak petani milenial melalui Lembaga Pendidikan Kementerian Pertanian itu penting.
Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini sedang melanda negeri, Politeknik Pembangunan (Polbangtan) Gowa berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada para Petani dan Penyuluh yang berada di kabupaten Bone Sulawesi Selatan.Bimtek dengan tema penanganan dan pencegahan PMK tersebut dilaksanakan pada Senin (18/07) di Ballroom Hotel Helios Bone dan diikuti sekitar 200 petani dan penyuluh.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menginstruksikan kepada seluruh Unit Pelaksana Tugas di bawah Kementerian Pertanian untuk melakukan langkah-langkah konkrit seperti pengobatan, pemberian vitamin, vaksinasi dan kegiatan penyuluhan sebagai tindakan preventif virus PMK.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menyebar di sebagian wilayah Indonesia, 18 Provinsi dan 180 Kab/Kota. Berdasarkan data per 12 Juni 2022, dari 140.298 ternak yang sakit, sebanyak 36.924 dinyatakan sembuh.
Indonesia sebagai Negara agraris memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia serta kekayaan energi matahari dan curah hujan yang baik adalah merupakan potensi alamiah yang patut disyukuri.
Terkini.id, Lampung -- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan pertanian menghadapi tantangan besar dengan perubahan iklim saat ini. Petani dan semua pelaku pertanian pun harus bisa beradaptasi dengan tantangan alam tersebut.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian menggelar Bimbingan Teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani milenial dan Penyuluh di Kabupaten Maluku Tengah (06/06).