Kaharuddin selaku Ketua BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) menjadi topik pembicaraan setelah dirinya membandingkan orde baru, orde lama dan masa reformasi.
Penolakan wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode gencar disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat terutama mahasiswa melalui aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI yang pada Senin, 11 April lalu melangsungkan unjuk rasa di depan parlemen DPR/MPR.
Sebelum dan sesudah aksi 11 April, Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM SI, Kaharuddin mnegalami sejulah ancaman dari akun media sosialnya yang dibajak hingga rumahnya di Riau didatangi oleh orang tak dikenal.