Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta yang juga Politisi Partai Golkar, Andi Sinulingga menanggapi judul artikel lawas berita disalah satu media pada tahun 2020 yang lalu mengenai Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok: Pertamina merem pasti untung, tapi harus diawasi.
Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga kembali menyindir Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akibat harga BBM dan Elpiji naik.
Politisi Partai Demokrat yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat (PD), Jansen Sitindaon menurut pandangan pribadinya bukan partainya, yang cocok jadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) adalah Mantan Gubernur DKI Jakarta yang sekarang menjadi Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Pegiat media sosial Helmi Felis menanggapi berita di salah satu media yang memberitakan soal kewarganegaraan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang diungkap oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang mana Ahok baru jadi Warga Negara Indonesia (WNI) di usia 20 tahun.
Sebuah video dalam media sosial Tiktok tentang pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang mengungkapkan status warga negara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi viral.
Pertamina akan memberlakukan aturan baru pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dan Solar bersubsidi dengan menggunakan aplikasi MyPertamina yang akan diuji coba per tanggal 1 Juli 2022.
Mantan Sekretaris Dewan Pembina PSI (Sekwanbin) yakni Sunny Tanuwidjaja tak lama ini menjadi sorotan publik. Sunny mengaku melepas jabatannya karena berbeda jalan politik dengan partai yang ikut didirikannya.
Kabar mengejutkan datang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pasalnya, salah satu kader partai, Sunny Tanuwidjaja memutuskan untuk keluar dari PSI. Ia memilih untuk meninggalkan partai tersebut karena memiliki pilihan politik yang berbeda, yaitu mendukung Anies untuk maju di Pilpres 2024 nanti. Hal tersebut mendapatkan berbagai macam tanggapan, salah satunya dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).