Kabar baik, BI akan pertahankan suku bunga rendah guna genjot ekonomi. Kabar baik berhembus dari otoritas keuangan negara, Bank Indonesia (BI) yang dikabarkan bakal
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggandeng Bank Indonesia (BI) Wilayah Sulsel untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel, lewat Forum Pinisi Sultan South Sulawesi Investment
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menggelar pertemuan bersama Deputi Bank Indonesia. Pertemuan antara keduanya membahas keikutsertaan Pemerintah Kota Makassar dalam ajang Indonesia Investment
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel Budi Hanoto menjamin ketersediaan uang rupiah memadai selama periode Ramadan dan Idulfitri 1442 H. "Kebutuhan masyarakat akan uang tunai
Di tengah pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, sejumlah langkah telah ditempuh oleh pemerintah, antara lain melalui berbagai pelonggaran kebijakan dan stimulus ekonomi. Kepala Perwakilan
Penggunaan teknologi digital bisa menjadi momentum bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk kembali bangkit di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Kehadiran pandemi
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto menyebut pertumbuhan ekonomi di Sulsel pada triwulan IV 2020 masih merah, -0,62 persen. Kendati
Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga deposito facility dan suku bunga lending facility masing-masing menjadi 2,75 persen dan 4,25 persen. Bank sentral tersebut
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan, Budi Hanoto mengatakan angka pertumbuhan ekonomi Sulsel memiliki rasio yang lebih baik dari pertumbuhan nasional. Ia
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel, Budi Hanoto menyebut kinerja perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan pada triwulan IV 2020 mengalami perbaikan. Kendati begitu, ekonomi tercatat terkontraksi