Hanya saja di internal partai Golkar, ada dua kader yang bersaing yaitu, Fahruddin Rangga dan Zulham Arief.
“Jadi PKB sudah mendorong Hengki Yasin sebagai 01, terserah 02-nya dari Golkar, antara Zulham atau Rangga,” kata Azhar, di Fraksi PKB DPRD Sulsel, Senin 1 Juli 2024.
Artinya pasangan Hengki-Zulham atau Hengki-Rangga.
Azhar menegaskan, mengusung Hengki Yasin sebagai 01 di Pilkada Takalar, bagi PKB adalah harga mati. Apalagi partai besutan Muhaimin Iskandar ini memiliki modal 5 kursi dari syarat 7 kursi untuk maju di Pilkada Takalar 2024.
Sementara Partai Golkar memiliki modal 3 kursi. Artinya jika PKB dan Golkar berkoalisi tentunya sudah mencukupkan syarat minimum untuk maju di kontestasi yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
“Luar biasa perolehan kursi PKB di Takalar. Tentunya mendorong kader menjadi 01 adalah harga mati,” ujar Azhar yang juga Anggota DPRD Sulsel.
Diketahui, Hengki Yasin saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Sulsel Dapil 3 (Takalar-Gowa). Begitu juga Fahruddin Rangga.










