Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menanggapi soal hoax mengenai Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut yang diusir dari Kampung Muslim.
Yusuf Muhammad menyindir bahwa kadrun terus-menerus menyebarkan hoax.
“Lagi-lagi Hoax!” kata Yusuf Muhammad melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 1 Maret 2022.
“Video pernah diunggah 19 September 2018, bukan Gus Yaqut, tapi dinarasikan seakan-akan Gus Yaqut diusir dari kampung muslim. Kadrun hoax terus sampai kiamat!” sambungnya.
Dilansir dari Serang News Pikiran Rakyat, sebelumnya heboh di media sosial (sosial) Menag Yaqut diusir dari Kampung Muslim.
Video itu diunggah oleh akun Facebook Kang Wildan (fb.com/kang.wildan.31945) pada 24 Februari 2022 dengan narasi “Ci yakul di usirrr.”
Di video tersebut juga terdapat narasi “si Menag diusir Di kampung Muslim”.
Namun, ternyata laki-laki yang ada dalam video tersebut bukan Menag Yaqut Cholil Qoumas, melainkan Ketua GP Ansor Riau, Purwaji.
Video itu direkam di depan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMRR) pada Rabu, 19 September 2018 sebelum Yaqut ditunjuk menjadi Menteri Agama.
Video yang identik pernah diunggah di kanal Youtube Amil Islam Channel pada 19 September 2018 dengan judul “JANGAN AJARI ORANG MELAYU | ACARA GP ANSOR DAN BANSER DI BATALKAN”.
Ditelusuri turnbackhoax.id, Ketua GP Ansor Riau, Purwaji saat itu bertemu dengan Ketua DPH LAMR, Datuk Seri Syahril Abu Bakar.
Purwaji disebut diusir dan digiring puluhan masyarakat hingga keluar dari halaman Balai Adat LAMR.
Namun, melalui akun Facebooknya pada 20 September 2018, Purwaji membantah bahwa bahwa kehadirannya ditolak oleh Lembaga Ada Melayu (LAM) Riau.
“Saya disambut hangat selayaknya keluarga oleh Kerabat Kesultanan Siak, Datuk datuk LAM Riau dan malamnya diterima LAM Siak,” kata Purwaji.










