Terkini.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda melontarkan singgungan keras terhadap aparat polisi yang menetapkan korban begal jadi tersangka lantaran membunuh pelaku begal, viral di media sosial.
Video pemuda singgung keras polisi soal korban begal jadi tersangka itu viral usai diunggah pengguna Twitter Ravispa_STB, seperti dilihat pada Jumat 15 April 2022.
Dalam narasi cuitannya, netizen itu mengutip perrnyataan polisi soal peristiwa korban begal di Lombok Tengah yakni Amaq Sinta di mana aparat menurutnya meminta masyarakat tak melawan saat dibegal.
"Kata Pak Polisi Kalau ada Begal Jangan di lawan Lebih baik menghindar dan lari BEGALPUN KETAWA NGAKAK," cuit netizen Ravispa_STB.
Ia pun menyebut, pernyataan pemuda dalam video unggahannya itu lebih cerdas dibanding statement polisi tersebut.
"Tapi....... Adek ini lebih cerdas daripada aparat yang membuat statement .. dalam menghadapi begal jahanam," tuturnya.

Dilihat dari video itu, tampak cuplikan peristiwa seorang pria di Sumatera Selatan tewas ditembak begal di depan anak dan istrinya.
"Seorang Pria di Sumsel Tewas Ditembak begal di Depan Anak Istri pada Hari Selasa 25/1/2022," demikian narasi tertulis dalam video itu.
Selain itu, juga terlihat tayangan seorang pemuda berbicara di depan kamera dan menyebut aparat sebelum menjadi polisi bodoh dan tak tahu apa-apa.
"Bapak polisi, polisi bapak, sebelum anda jadi polisi anda itu bodoh. Anda itu tidak tahu apa-apa," ujar sang pemuda berambut pirang tersebut.
Sekarang pun, kata sang pemuda, polisi masih tetap bodoh meski sudah menjadi aparat keamanan.
"Dan sekarang, anda sudah jadi polisi, tapi kenapa masih bodoh?," tuturnya.
Menurutnya, polisi bodoh lantaran banyak melakukan kesalahan kepada masyarakat. Salah satunya yakni korban begal yang membela diri namun malah ditangkap.
"Kenapa kubilang begini? Mau tahu? Karena anda itu banyak salah, banyak salah kepada masyarakat. Salah satunya, orang yang bela diri demi keselamatan, demi barang berharganya, malah ditangkap," ungkapnya.
Aparat polisi, menurut pemuda itu, bodoh lantaran menjadikan korban begal sebagai tersangka dan pelaku kejahatan justru dibela.
"Orang yang melakukan kejahatan malah dibela-bela, bodoh!," tegasnya.










