Terkini.id, Jakarta – Dua pegiat media sosial, Chusnul Chotimah dan Maudy Asmara saling berperang cuitan mengenai penyelenggaraan Formula E DKI Jakarta.
Dalam salah satu tanggapannya, Chusnul menyindir bahwa pantas saja MUI DKI Jakarta berencana membuat cyber army karena buzzer-buzzer Anies Baswedan yang sekarang itu tak punya otak.
Ditelusuri Terkini.id, perdebatan ini bermula dari cuitan Chusnul Chotimah yang mengritik pedas Formula E.
Ia menilai bahwa sejak awal, penyelenggaraan Formula ini sudah bermasalah, tidak jelas, tidak transparan, dan tidak siap.
“Inisiatif, skenario pembiayaan, dan kepanitiaan penyelenggaraan menjadi domain mereka, berarti semua tanggung jawab mereka,” kata Chusnul Chotimah pada Kamis, 25 November 2021.
“Sekarang sudah kepepet, diusut KPK, Anies minta waktu menghadap Jokowi soal formula E. Tidak tau maIu!” tambahnya.
Maudy Asmara lalu membalas cuitan itu dengan mengunggah tangkapan layar cuitan Chusnul Chotimah dan berita soal Anies.
Dalam berita itu, Anies memberi klarifikasi soal kabar bahwa lokasi sirkuit Formula E akan ditentukan oleh Presiden Joko Widodo.
Sebagaimana diketahui, informasi itu sebelumnya disampaikan Co-Founder Formula E, Alberto Longo dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet).
Namun, Anies Baswedan sendiri telah membantah kabar itu. Ia menegaskan bahwa sirkuit Formula E bukanlah urusan Presiden.
“Paham ya bong Chusnul Chotimah,” kata Maudy Asmara dalam cuitannya tersebut.
Chusnul Chotimah lalu membalas dengan mempertanyakan apa yang perlu dipahami. Ia menilai bahwa cuitannya itu taka da kaitannya dengan klarifikasi Anies.
“Bocil Maudy Asmara buzzer Anies Baswedan ini makin bungul aja. Pantas MUI DKI mau bikin cyber army bela Anies, buzzernya yang sekarang ini bungul-bungul, ga punya ot4k,” katanya.
Maudy Asmara lalu membalas kembali bahwa Chusnul Chotimah sebelumnya mengatakan Formula E tidak jelas.
Ia menyinggung bahwa Pemerintah Provinsi DKI menggandeng KPK dan bahwa Formula E didukung oleh Jokowi.
“Kasihan banget junjungannya sendiri aja dukung, pendukungnya kepanasan hahaha. Kalo punya O*** paham boomer,” katanya.
Chusnul Chotimah yang tak puas dengan jawaban itu pun menyindir bahwa Maudy Asmara hanya berkelit.
Ia mengatakan bahwa jika permasalahannya memang terletak di perkataannya soal Formula E tidak jelas, lalu mengapa Maudy mengunggah klarifikasi Anies soal Jokowi tak akan tentukan lokasi sirkuit.
“Kaitannya apa? Dan memang ga jelas, coba sebutkan dimana lokasi balapannya, ga jelaskan. Gandeng KPK atau sedangkan di usut KPK? Didukung Jokowi atau sdng ngemis dukungan Jokowi ngul?” kata Chusnul Chotimah.










