Seorang Pegawai Basarnas Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Begal di Kemayoran

Seorang Pegawai Basarnas Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Begal di Kemayoran

SW
St. Wahidayani

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Seorang pegawai di Badan SAR Nasional (Basarnas), Mita Nurkhasanah (22) meninggal dunia setelah menjadi korban begal di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Kini pelaku para begal jadi buruan pihak kepolisian.

Mita merupakan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Basarnas yang bertugas sebagai operator call center 115 (Emergency Call Basarnas).

Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi pun mengutuk aksi begal yang menewaskan Mita itu dan meminta polisi mengusut pelaku.

"Kami mengutuk keras atas perbuatan keji para pelaku, dan berharap aparat kepolisian dapat sesegera mungkin mengungkap dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan kebiadaban mereka sesuai hukum yang berlaku," katanya melalui Koordinator Substansi Humas, Anjar Sulistiyono.

Awalnya, Mita dibegal di Jalan Angkasa, Kecamatan Kemayoran, Jakpus, Jumat, 22 Oktober 2021 dini hari. Peristiwa itu terjadi saat korban sekitar pukul 02.00 WIB memesan ojek online (ojol) untuk teman laki-lakinya, Yahya. Dikutip dari Detikcom. Sabtu, 23 Oktober 2021.

Korban yang tinggal di dekat Wisma BHK Kemayoran itu selanjutnya bersama saksi berjalan menuju lokasi penjemputan ojol di simpang Jalan Angkasa, Kemayoran, yang berjarak sekitar 100 meter dari Kantor Pusat Basarnas.

Saat berjalan menuju lokasi penjemputan ojol itulah, korban dan temannya berpapasan dengan 4 pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor. Seorang pelaku kemudian menghardik dan menuduh saksi yang merupakan teman korban telah menganiaya adiknya.

Korban pun dibacok begal secara bertubi-tubi. Setelah korban terluka para pelaku mengambil tas dan handphone milik korban.

Sesaat kemudian, pengemudi ojol yang mereka pesan datang. Saksi bersama ojol itu kemudian membawa korban ke RS Hermina Kemayoran. Namun, nyawa korban tidak tertolong. Korban meninggal dunia pukul 02.47 WIB.

Akibat peristiwa ini, Basarnas melaporkan kejadian ini ke Polsek Kemayoran dan meminta polisi mengusut peristiwa ini dan menemukan pelaku begal itu.

"Kami mengutuk keras atas perbuatan keji para pelaku, dan berharap aparat kepolisian dapat sesegera mungkin mengungkap dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan kebiadaban mereka sesuai hukum yang berlaku," kata Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Koordinator Substansi Humas, Anjar Sulistiyono.