RS Mata JEC ORBITA Makassar Perkenalkan PRESBYOND untuk Atasi Gangguan Penglihatan Usia 40 Tahun ke Atas

RS Mata JEC ORBITA Makassar Perkenalkan PRESBYOND untuk Atasi Gangguan Penglihatan Usia 40 Tahun ke Atas

HZ
Muh Nasruddin
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“ Makassar sebagai hub ekonomi Indonesia Timur memiliki banyak masyarakat usia produktif yang tetap aktif bekerja, berinteraksi, dan menjalani mobilitas harian yang tinggi. Ketika kemampuan melihat dekat mulai menurun, dampaknya tidak hanya terasa saat membaca, tetapi juga pada produktivitas dan kenyamanan beraktivitas. Melalui PRESBYOND, JEC ORBITA Makassar menghadirkan pilihan koreksi penglihatan yang lebih personal dan relevan bagi pasien presbiopia, agar mereka dapat menjalani aktivitas harian dengan lebih nyaman. ”

Sementara itu, Dokter Spesialis Mata RS Mata JEC ORBITA Makassar, Dr. Andi Akhmad Faisal, SpM, M.Kes, menjelaskan bahwa presbiopia bukan sekadar “ plus ” seperti pada resep kacamata biasa, melainkan bagian dari proses alami penuaan mata.

“ Seiring bertambahnya usia, lensa alami mata mengalami penurunan kemampuan akomodasi, sehingga seseorang mulai membutuhkan bantuan untuk melihat dekat. PRESBYOND tidak menghentikan proses penuaan tersebut, tetapi dirancang untuk membantu mengompensasi perubahan itu dengan memperluas rentang fokus penglihatan. Dengan begitu, pasien dapat merasa lebih nyaman saat melihat jauh, bekerja di depan layar, maupun membaca dalam jarak dekat.”


Meski ditujukan bagi pasien yang mulai mengalami presbiopia, PRESBYOND tidak otomatis dapat dilakukan pada semua orang.

Setiap pasien perlu menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kelayakan tindakan, termasuk kondisi kornea, ketebalan kornea, kualitas permukaan mata, ukuran pupil, mata dominan, kondisi lensa mata, serta kebutuhan visual sehari-hari.

Pemeriksaan ini penting agar hasil tindakan tidak hanya membantu pasien melihat lebih jelas, tetapi juga tetap nyaman dalam berbagai situasi.

Secara umum, kriteria kandidat PRESBYOND memiliki kesamaan dengan prosedur koreksi refraksi lain seperti LASIK atau SMILE, antara lain kornea yang sehat, ketebalan kornea mencukupi, tidak terdapat kelainan kornea, serta tidak mengalami mata kering berat. Namun, PRESBYOND membutuhkan penilaian tambahan, terutama terkait kemampuan sistem visual pasien untuk beradaptasi terhadap pengaturan fokus pada kedua mata.

Pada PRESBYOND, keputusan tindakan tidak hanya ditentukan oleh angka resep kacamata. Kami juga menilai bentuk dan ketebalan kornea, besarnya silinder, kondisi permukaan mata, ukuran pupil, dominansi mata, hingga kondisi lensa.

Pada pasien usia tertentu, kami juga perlu memastikan belum terdapat katarak yang dapat memengaruhi hasil penglihatan. Karena itu, evaluasi menyeluruh menjadi bagian yang sangat penting sebelum tindakan,” tambah Dr. Andi Akhmad Faisal, SpM, M.Kes. PRESBYOND juga dapat menjadi pilihan bagi pasien yang sebelumnya tidak memiliki minus atau silinder, tetapi mulai merasa terganggu karena kebutuhan kacamata baca.

Selama hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi mata memenuhi syarat, pasien dengan keluhan utama presbiopia tetap dapat menjadi kandidat untuk prosedur ini. Dengan hadirnya PRESBYOND, RS Mata JEC ORBITA Makassar, memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan koreksi penglihatan yang semakin personal, presisi, dan sesuai dengan kebutuhan pasien di berbagai tahapan usia.