Terkini.id, Jakarta – Roy Suryo pakar telematika melalui sebuah cuitan di akun media sosial mengkitisi pernyataan Presiden Jokowi perihal penundaan pemilu dan 3 periode.
Seperti yang diketahui bahwa, pernyataan Presiden Jokowi tersebut dilontarkan saar rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara.
Lantas dari hal tersebut, Roy Suryo menilai bahwa pernyataan Presiden Jokowi tidak lengkap dan tidak jelas soal ketegasannya terhadap para kabinet soal jangan menyuarakan wacana tersebut.
Melalui cuitan pun, Pakar Telematika ini mempertanyakan terkait ketegasan Jokowi soal penundaan pemilu dan tolak 3 periode.
“Terus Bagaimana soal KETEGASAN #tolakPenundaanPemilu #Tolak3Periode yg sebenarnya sangat ditunggu2 Masyarakat?” kata Roy Suryo. Rabu, 6 April 2022.
Ia melanjutkan bahwa Jokowi sempat menyinggung dengan kata-kata penundaan dan perpanjangan. Namun, tidak dijelaskan dengan lengkap penundaan apa dan perpanjangan apa.
"Ternyata hanya SECUIL "disinggung" dibagian AKHIR PIDATO & Itupun TETAP TDK JELAS, Hanya berkata "... urusan PENUNDAAN (Apa?), ... PERPANJANGAN (Apa juga?) ..." AMBYAR," ungkap Roy Suryo.
Sebelumnya Presiden Jokowi meminta menteri fokus bekerja dalam menghadapi berbagai masalah di masyarakat. Ia meminta agar menteri tidak menimbulkan polemik.
"Saya meminta jajaran pemerintah untuk tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan yang kita hadapi. Jangan ada lagi yang menyuarakan soal urusan penundaan atau urusan perpanjangan," ungkap Jokowi.










