Terkini.id, Jakarta - Rocky Gerung (RG) belum lama ini dipuji oleh eks Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu dan disebut sebagai orang yang lancar baca Al Quran.
Pernyataan Said Didu soal RG yang disebut lancar baca Al Quran lantas banyak menuai sorotan.
Kali ini, seorang tokoh Nahdlatul Ulama yang kini menjabat Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di Amerika Serikat, Akhmad Sahal atau yang kerap disapa Gus Sahal ikut mengomentari hal tersebut.
Menurutnya, Rocky Gerung diduganya hanya membaca Al-Quran dari bahasa terjemahannya saja.
Selain itu Gus Sahal meyakini bahwa Rocky Gerung akan sangat berbahaya jika membaca Al-Quran dengan pemahaman sendiri tanpa adanya bantuan dan juga bimbingan dari ulama.
"Belajar Islam hanya bermodal Quran terjemahan, buta ilmu tafsir/ilmu2 keislaman, tanpa ngaji ke ulama,” cuit Gus Sahal, dikutip terkini.id dari PosKota dari postingan akun Twitterny pada Senin, 20 September 2021.
Gus Sahal lantas menyebut justru cara membaca Rocky Gerung bisa lebih berbahaya dari seorang yang dungu.
"Ini lebih bahaya dari dungu," tambah Gus Sahal.
Gus Sahal juga mengungkapkan bahwa jika seseorang membaca dan mempelajari Al-Quran tanpa adanya bantuan dari ulama maka sama saja berguru kepada setan.
"Man la syaikha lahu fa syaikhuhu syaithon. Barang siapa belajar Islam tanpa bimbingan guru yg ahli, maka yg jadi gurunya Syaiton," pungkasnya.










