Terkini.id, Bulukumba - Masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1444 H, Lembaga Adat Karaeng Lange-lange sukses menyelenggarakan acara Halal Bihalal di Balla Lompoa Desa Tanuntung Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba.
Acara yang berlangsung pada Selasa 25 April 2023 itu dihadiri ratusan tamu undangan baik dari rumpun keluarga maupun tamu undangan dari berbagai lembaga adat yang ada di Sulawesi Selatan.

Acara yang bertemakan silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan itu diawali dengan pembacaan Qalam Ilahi oleh Puang Murniati Daeng Matarring dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, ketua lembaga adat dan juga sambutan Raja (Sombayya) ri Gowa ke -38 Andi Kumala Idjo Dg Sila Karaeng Lembang Parang serta hikmah halal bihalal dan doa ditutup dengan halal bihalal.
Ketua Panitia Pelaksana Halal Bihalal, Andi Hikmawati Patta Umba mengatakan acara ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi demi mempererat persaudaraan sama seperti tema yang diusung dalam kegiatan ini.

"Selamat hari raya idul fitri 1444 H, minal aizin wal fa izin mohon maaf lahir dan bathin. Semoga puasa ramadan sebulan penuh kita laksanakan diterima oleh Allah SWT dan kita kembali bersih dan suci,"ujar Permaisuri Sombayya ri Gowa itu.
Ia juga berharap agar halal bihalal ini bisa dilakukan rutin pada setiap tahunnya dan bisa dijadikan kalender event.

"Kami berharap acara ini rutin dilaksanakan agar tali silaturahmi semakin erat. Lembaga adat ini kita harap dapat menjadi wadah pemersatu bagi masyarakat dan rumpun keluarga besar Karaeng Lange-lange,"harap Andi Hikmawati Andi Kumala Idjo yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Gowa itu.
Sedangkan Ketua Lembaga Adat Karaeng Lange-lange, Andi Agung Karaeng Mappiwali mengatakan lembaga adat Langelange ini diharapkan dapat dijadikan sebagai wadah untuk melestarikan adat istiadat yang ada.

"Kita berharap dengan adanya lembaga adat ini menjadi wadah agar kita semua dapat mengenal kembali kebudayaan yang kita miliki dan telah diwariskan dari para pendahulu,”pungkasnya.

Sementara itu, Sombayya Ri Gowa Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III Raja Gowa ke-38 mengatakan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat menjadi salah satu adat sosial yang dapat dimanfaatkan dalam rangka pelaksanaan pembangunan, sehingga perlu dilakukan upaya pelestarian dan pengembangan sesuai dengan karakteristik masyarakat adat.

"Menjadi harapan kita bersama untuk senantiasa menjaga adat tradisi dan budaya kita karena ini sangat penting dengan adanya Undang-Undang yang mendasari dan tentu ini semua tanggung jawab untuk bersama-sama,"ujarnya.
"Lembaga Adat Karaeng Langelange ini diharapkan dapat menjadi wadah dan mitra pemerintah berkaitan dengan permasalahan adat dan budaya yang ada di sini khususnya,"bebernya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan halal bihalal Karaeng Langelange pasca pelaksanaan lebaran idul Fitri 1444 Hijiriah.










