Puluhan Saudagar Papua Barat Daya Hadiri PSBM Makassar, Jajaki Kerja Sama Investasi Pertanian dan Perikanan

Puluhan Saudagar Papua Barat Daya Hadiri PSBM Makassar, Jajaki Kerja Sama Investasi Pertanian dan Perikanan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar – Puluhan saudagar asal Papua Barat Daya turut meramaikan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Makassar dengan membawa misi memperluas jaringan bisnis serta membuka peluang kerja sama investasi antar daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Ketua KKSS Papua Barat Daya, Ir. H. Muhammad Said, S.T., IPM., M.Pd mengungkapkan, hingga saat ini jumlah peserta dari Papua Barat yang terdaftar telah mencapai 54 orang dan sebagian besar merupakan pengusaha yang berperan dalam menggerakkan ekonomi di Papua Barat.

Menurutnya, PSBM bukan sekadar ajang silaturahmi para perantau Bugis Makassar, tetapi juga menjadi forum strategis untuk bertukar ide, membuka peluang usaha, serta membangun kerja sama bisnis antar saudagar dari berbagai daerah di Indonesia.

“Rata-rata kami yang hadir ini adalah pengusaha. Jadi memang kami yang ikut menggerakkan ekonomi di sana. Melalui PSBM ini kami berharap ada pertukaran ide, peluang usaha, dan kerja sama bisnis dengan saudagar dari daerah lain,” ujar pengusaha asal Kabupaten Sidrap ini kepada Makassar.terkini.id, Rabu 25 Maret 2026.

Ia menjelaskan, selama ini Papua Barat Daya dikenal dengan pariwisata Raja Ampat yang mendunia. Namun, potensi ekonomi Papua Barat tidak hanya pada sektor pariwisata, melainkan juga pada sektor pertanian dan perikanan yang memiliki peluang sangat besar untuk dikembangkan.

“Selain pariwisata di Raja Ampat, potensi di Papua Barat itu ada di pertanian karena lahan masih luas, kemudian juga perikanan yang sangat besar potensinya. Ini peluang yang bisa dikerjasamakan dengan pengusaha dari daerah lain,” jelasnya.

Muhammad Said juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan masyarakat lokal dan seluruh masyarakat Nusantara yang ada di Papua Barat agar pembangunan ekonomi dapat berjalan bersama dan berkelanjutan.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jadi kita harus membangun sinergi dengan masyarakat lokal dan seluruh masyarakat Nusantara yang ada di sana agar ekonomi bisa tumbuh bersama,” katanya.

Ia berharap melalui PSBM, para saudagar dari berbagai daerah dapat saling berbagi peluang usaha, memperkuat jaringan bisnis, serta mendorong kerja sama ekonomi antar daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Indonesia Timur dan Papua Barat.

“Harapan kami dengan adanya PSBM ini tentu membawa berkah untuk kita semua. Kita bisa saling berbagi peluang bisnis, mempererat hubungan, dan membangun kerja sama ekonomi antar daerah,” tutupnya.

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar sendiri selama ini dikenal sebagai forum silaturahmi dan jejaring bisnis para pengusaha Bugis Makassar di seluruh Indonesia yang berperan dalam mendorong investasi, perdagangan, serta pengembangan ekonomi daerah di berbagai wilayah Indonesia.