Terkini.id, Jakarta - Ancaman Kuasa Hukum Saipul Jamil soal penyebutan pedofil terhadap kliennya itu akhirnya dibuktikan.
Seorang psikolog bernama Lita Gading, menjadi salah satu orang yang jadi sasaran tim kuasa hukum Saipul Jamil. Saipul Jamil merasa nama baiknya tercemar lantaran Lita Gading menyebut dirinya predator hingga pedofil. Dia pun mengadukan kejadian tersebut ke polisi.
Pantauan detikcom, Senin 8 November 2021, Saipul Jamil datang Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia datang bersama kekasihnya Indah Sari dan pengacara Farhat Abbas.
Mereka datang untuk mengadukan Lita Gading. Farhat Abbas menilai Lita Gading tidak memiliki etika sebagai seorang psikolog.
"Agendanya membuat laporan pidana untuk Lita Gading psikolog yang merasa boleh ngomong seenaknya dan berupaya membuat kerusakan karakter buat Saipul Jamil," kata kuasa hukum Saipul Jamil, Farhat Abbas dikutip dari detikcom.
Kalimat yang dipermasalah adalah Lita Gading dianggap telah menyebut Saipul Jamil sebagai pedofil. Saipul Jamil pun geram tak terima dengan cap tersebut.
"Kelewatan banget (omongannya), kalimat predator, pedofil dan memprotes masalah penyambutan. Tapi penyambutan itu wajar-wajar saja kok. Serba salah, disambut dengan bunga yang bagus atau telor dipecahin nggak masalah itu hak orang," papar Farhat Abbas.
Saipul Jamil akan mempolisikan Lita Gading dengan undang-undang ITE. Lita Gading disebut tidak memiliki etika sebagai seorang psikolog karena menilai orang pedofil seperti itu.
"Terkait ITE pencemaran nama baik, karena dia merasa dia psikolog. Terus ketika dia mengatakan psikolog kan tidak boleh seenaknya saja menjelekkan ya," imbuh Farhat Abbas.
"Seorang psikolog punya kode etik ya, rahasia kliennya pun harus dijaga apalagi dengan orang yang tidak ada kaitanya dengan dia. Ini menyangkut mata pencaharian. Bang Ipul ingin mata pencahariannya tidak terganggu," tukasnya.










