Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi soal Profesor Henry Subiakto yang menyatakan akan mundur dari jabatan di Pemerintahan tahun depan.
Fadli Zon menilai bahwa itu adalah keputusan yang tepat dan menyindir agar Prof Henry mengambil kuliah lagi.
“Keputusan yang tepat, kalau bisa kuliah lagi,” kata Fadli Zon melalui akun Twitter resminya pada Sabtu, 18 Desember 2021.
Sebelumnya, Prof Henry yang merupakan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika memutuskan bahwa ia akan mundur dari jabatannya di tahun 2022.
“Tahun depan saya memutuskan akan berhenti dari jabatan di pemerintah,” kata Prof Henry pada Jumat, 17 Desember 2021.
Prof Henry mengaku rindu menjadi akademisi di kampus yang tak perlu dibebani dengan posisinya sebagai pejabat.
Menurutnya, ia akan lebih bebas bersuara dan menghadapi pihak-pihak yang ucapannya merugikan bangsa ini jika tak lagi menjabat di Pemerintahan.
“Saya rindu sebagai orang kampus, yang tidak perlu dibebani dengan sebutan pejabat dll,” kata Prof Henry Subiakto.
“Saya akan lebih bebas suarakan kecintaan saya pada negeri ini, menggadapi mereka yang perilaku dan ucapannya merugikan bangsa besar ini,” sambungnya.
Di kolom komentar, nampak banyak netizen yang menyindir bahwa semoga pernyataan akan mundur itu bukanlah hoaks.
“Sekarang 17 Desember 2021. Tahun depan 2022 sisa 14 hari lagi sampai 1 januari. Coba kita lihat, Tweet ini Hoax atau tidak,” kata @anwarrif***.
“Atau.. jangan-jangan sebenarnya orang ini sudah mau dipecat gara-gara sering bikin malu kominfo, jadinya pura-pura mundur buat jagain muka lantainya,” lanjutnya.
Diketahui, sebelumnya menyatakan keputusannya untuk mundur, Prof Henry sempat dibanjiri kritikan karena memberi informasi yang salah soal foto seorang anak.
Ia menyebut anak tersebut kehilangan ibunya karena perang Saudara Irak. Namun, kenyataannya, foto tersebut sama sekali tak berkaitan dengan perang Irak.
Oleh sebab itu, tak sedikit pihak yang meminta agar ia ditangkap karena telah menyebarkan hoaks.










