Politisi Demokrat Sebut Ketum Ibarat Manusia Setengah Dewa yang Gerakkan Semua Kader, Chusnul Singgung Kader Korupsi

Politisi Demokrat Sebut Ketum Ibarat Manusia Setengah Dewa yang Gerakkan Semua Kader, Chusnul Singgung Kader Korupsi

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi politisi Partai Demokrat, Susilawati yang menyebut Ketua Umum atau Ketum Partai ibarat manusia setengah dewa yang menggerakkan semua kader, termasuk kader yang menjabat sebagai presiden sekali pun.

Chusnul Chotimah menyinggung apakah kader yang korupsi saat menjabat di pemerintahan juga digerakkan oleh Ketum Partai.

Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, @ChusnulCh__ pada Selasa, 15 Februari 2022.

“Jadi maksud kamu @SisiwittFrida, kader partai Demokrat yang jadi pejabat dan terbukti korupsi itu digerakkan, diarahkan, dan dikendalikan sama ketua umummu yang setengah dewa itu? Ngeriii juga ya?” katanya.

Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Chusnul Chotimah, Susilawati menyebut bahwa Ketum Partai ibaratnya manusia setengah dewa yang menggerakan kader-kader, termasuk kader di Pemerintahan.

“Ketua umum partai itu ibarat manusia setengah dewa, dia menggerakkan, arahkan dan kendalikn seluruh pemimpin baik sebagai menteri, gubernur, bupati/walikota, DPR RI, DPRD tkt 1 & II, bahkan jika kadernya seorang presiden,” kata Susilawati.

“Keberhasilan seorang ketua umum diuji di sini sebagai pemersatu dan sukses,” sambungnya.

Adapun sindiran Chusnul Chotimah soal apakah kader yang korupsi digerakkan oleh Ketum telah dibalas oleh Susilawati.

Ia tak membalas langsung pertanyaan Chusnul Chotimah soal Ketum dan justru membahas soal integritas kader partai politik.

“Di situ tantangannya sebagai kader parpol.. antara kepentingan sendiri, partai dan negara harus terus stabil berjalan.. butuh lebih banyak orang baik dan berani untuk menjalankan kerja-kerja politik,” balasnya.

Merasa pernyataannya tak dijawab, Chusnul Chotimah pun lebih spesifik menyinggung soal kader Demokrat yang ditangkap karena diduga korupsi saat menjabat sebagai bupati.

“Kamu @SisiwittFrida belum jawab pertanyaanku. Kamu bilang ketua umum itu yang menggerakkan kader yang jadi bupati, anggota DPR dll, sekarang saya tanya lagi, kader Demokrat yang jadi bupati dan terbukti korupsi apa termasuk digerakkan AHY?” katanya.

Menanggapi hal itu, Susilawati tetap tak menjawab langsung pernyataan soal apakah Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggerakkan kader yang korupsi.

“Kasihan lihat teman-teman bertahun-tahun habiskan pulsa, waktu dan energi kalo tidak mendapatkan manfaat lebih bagi diri dari apa yang telah dikeluarkan,” kata Susilawati.

“Kalo merasakan hasil kinerja para pemimpin itu hal biasa dirasakan sebagai rakyat tanpa harus repot-repot perjuangknnya karena toh mereka sudah terpilih dan sedang jalankn amanah,” tambahnya.

Chusnul Chotimah pun membalas bahwa justru Susilawati lah yang harus mengasihani dirinya yang menjadi penjilat.

Ia juga kembali mengulang pernyataannya soal apakah AHY sebagai Ketum menggerakkan kader yang korupsi.

“Kamu @SisiwittFrida ga usah kasiani kami yang membela Jokowi, kasiani dirimu aja yang jadi penjilat,” kata Susilawati.

“Kembali ke pertanyaan saya, kamu bilang AHY itu ibarat manusia setengah dewa, dia menggerakkan, arahkan, kendalikan kader yang jadi Gub, bupati dll, jadi saya tanya apa yang korupsi dia juga yang gerakkan?” lanjutnya.