Plt Kadis Dukcapil Jeneponto Imbau kepada Warga Tidak Percaya Oknum yang Meminta Imbalan

Plt Kadis Dukcapil Jeneponto Imbau kepada Warga Tidak Percaya Oknum yang Meminta Imbalan

S
Syarief

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jeneponto - Dengan semakin membaiknya proses layanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto dengan inovasi pelayanan jemput bola maka progres perekaman pun semakin meningkat. Untuk itu PLT Kadis Dukcapil himbauan warga agar tidak percaya oknum yang meminta imbalan.

Menyikapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dukcapil Jeneponto, Mustaufiq menghimbau agar seluruh warga jangan mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan Disdukcapil.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar menghindari calo, jangan mudah percaya kepada oknum yang mengatasnamakan Disdukcapil Jeneponto. Kami tidak membuka layanan pembuatan Kartu Keluarga, KTP, maupun akte di tempat lain," jelas Mustaufiq, kepada Terkini.id, Senin. 28 Agustus 2023.

Menurutnya, semua proses layanan via Disdukcapil, berkas hanya sah dikeluarkan di Disdukcapil atau di lokasi perekaman yang sudah di tentukan.

"Jadi kalau ada warga yang di janjikan atau di iming-imingi berkasnya cepat selesai dengan meminta imbalan jangan dipercaya," terangnya.

Mustaufiq pastikan, pelayanan di tidak memungut biaya, Disdukcapil melakukan pelayanan sesuai dengan peraturan Undang-undang nomor 24 tahun 2013.

"Di Pasal 79A Pengurusan Penerbitan Dokumen Kependudukan Tidak Dipungut Biaya (Gratis). Jadi warga harus waspada dan tidak terpengaruh dengan oknum yang mengatasnamakan Disdukcapil Jeneponto yang meminta imbalan," tegas Mustaufiq.

Ia berharap kepada semua elemen masyarakat agar menginformasikan kepada pihak Disdukcapil jika menemukan lansia atau warga yang tidak memiliki administrasi kependudukan.

"Kami pihak Dukcapil berharap kerjasama dengan semua elemen masyarakat untuk menginformasikan jika ada lansia atau warga yang tidak memiliki KK atau pun KTP, agar tim Jebol Dukcapil dapat menindaklanjuti," ujarnya