PKB Sulsel Gelar Maulid Nabi, Azhar Ingatkan Anggota Dewan Mengedepankan Kepentingan Rakyat

PKB Sulsel Gelar Maulid Nabi, Azhar Ingatkan Anggota Dewan Mengedepankan Kepentingan Rakyat

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sulawesi Selatan (DPW PKB Sulsel) menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SWT, di Kantor DPW PKB Sulsel, Jalan Abdulrahman Basalamah Kota Makassar, Kamis 25 September 2025.

Acara itu diawali dengan Berzanji dengan menggunakan dialek bahasa Bugis-Makassar. Hadir pada kegiatan itu, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel, Prof KH Hamzah Harun Al-Rasyid hadir membawakan cerama pada Maulid Nabi.

Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad mengungkapkan, Maulid Nabi kali ini sangat relevan digelar, di tengah kondisi sosial politik dan ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja.

"Mudah-mudahan maulid ini menjadi penawar petunjuk dan harapan untuk memperbaiki Indonesia lebih baik lagi kedepannya," ungkap Azhar.

Selain itu, Azhar mengingatkan kepada seluruh kader PKB yang menjabat sebagai kepala daerah maupun anggota dewan untuk lebih mengedepankan kepentingan rakyat. Serta lebih peka terhadap penderitaan rakyat.

"Berpesan bagi kader yang menjabat sebagai kepala daerah maupun anggota dewan jangan larut dengan situasi yang ada. Ciptakan situasi ambil inisiatif dan hindari konflii yang tidak mesti terjadi. Jadikan PKB sebagai satu keluarga, kalau ada masalah bicarakan bersama-sama. Jangan lupa kita ini partai besar, bisa saja ada pihak luar yang ingin menggangu keharmonisan PKB di Sulsel," ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap koordinasi antarpartai politik.

“Partai adalah mesin melahirkan pemimpin. Kalau partainya rusak, rusak juga kader yang dibawa ke legislatif dan eksekutif. Karena itu, jangan alergi kritik,” tambahnya.

Pada acara maulid ini dihadiri sejumlah kader dan simpatisan PKB, hadir juga Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin yang juga kader, Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo beserta sejumlah anggota dewan dari PKB.