Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Rapat Koordinasi Pemkot Makassar

Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Rapat Koordinasi Pemkot Makassar

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar , Wakil Ketua l Andi Suharmika dan Anggota DPRD, Fasruddin Rusli serta Seluruh SKPD Kota Makassar, menghadiri acara Rapat Koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot Makassar).

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di ruang Sipakatau Lt.2 Kantor Wali Kota Makassar, Senin, 10 Februari 2025.

Dalam rapat itu, Wali Kota Makassar periode 2021-2025, Danny Pomanto dan Wali Kota Makassar Terpilih periode 2025-2030, Munafri Arifuddin (Appi) berkoordinasi dengan seluruh SKPD Lingkup Kota Makassar.

Rapat Koordinasi tersebut guna memastikan pembangunan Kota Makassar tetap sustainable di bawah pemerintahan Appi-Aliyah. Membawa perubahan yang lebih baik untuk Makassar ke depan.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Terpilih Appi menegaskan bahwa langkah awal pemerintahannya akan difokuskan pada penataan birokrasi sebagai fondasi utama pembangunan kota.

Appi mengakui bahwa program fisik dan proyek berbasis anggaran tidak bisa langsung dieksekusi dalam tiga bulan pertama. Regulasi yang mengikat pemerintahan sebelumnya menjadi kendala utama. Oleh karena itu, ia memilih untuk lebih dulu memperkuat struktur birokrasi.

"Kita pastikan dulu bahwa sistem birokrasi ini berjalan optimal. Kalau fondasi ini kuat, kebijakan yang kita jalankan nanti juga lebih efektif," kata Appi.

Bagi Appi, reformasi birokrasi bukan sekadar pergantian pejabat atau reposisi di level struktural. Ia menilai bahwa tim pemerintahan yang ada saat ini masih memiliki kapasitas yang bisa dioptimalkan.

"Tidak bisa dipungkiri, tim yang akan kita gunakan sebagian besar adalah tim yang sama. Tapi tugas kita adalah bagaimana melakukan upgrading agar mereka bisa bekerja lebih efektif," ujarnya.

Dalam dua periode sebelumnya, Kota Makassar di bawah kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto mencatat berbagai capaian, mulai dari sistem pemerintahan berbasis digital hingga peningkatan pendapatan daerah. Namun, Appi menilai masih ada celah yang perlu diperbaiki.

"Pemerintahan ini harus berjalan berkesinambungan. Apa yang sudah baik akan kita lanjutkan, yang masih kurang akan kita benahi," tegasnya.