Terkini.id, Jakarta- Pertemuan BEM Nusantara dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto pada Jumat 8 April 2022 lalu menjadi sorotan pengamat politik sampai khalayak umum.
Pertemuan dilakukan sebelum aksi demo tolak Jokowi 3 periode pada Senin 11 April 2022 mendatang.
wiranto menyebut pertemuannya dengan perwakilan BEM Nusantara untuk meminta klarifikasi atas isu perpanjangan masa jabatan Jokowi yang hanya berupa wacana.
"Saya sampaikan (ke mahasiswa) ini perlu klarifikasi, intinya mengapa meributkan itu tatkala masih berbentuk wacana," kata Wiranto dalam konferensi pers, Jumat 8 April 2022.
Koordinator BEM Nusantara Pulau Jawa Ahmad Marzuki mengatakan pihaknya akan mendukung kebijakan pemerintah jika baik untuk masyarakat.
"Jika program tersebut baik kepada masyarakat, ya enggak ada alasan untuk ditolak. Tetapi program pemerintah yang kurang berpihak kepada masyarakat, memang kita tolak," tegas Marzuki usai bertemu dengan Wiranto.
Sementara itu, pengamat politik Rocky Gerung turut memberikan kritik terhadap pertemuan tersebut. Menurutnya, mahasiswa itu seharusnya tidak dapat dibujuk oleh kekuasaan karena mereka adalah kumpulan otak.
"Kalau mahasiswa terbujuk kekuasaan, artinya mereka tidak punya otak," kata Rocky dalam unggahan video di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Sabtu 9 April 2022.
Hal tersebut dikatakan Rocky karena menurutnya mahasiswa mengerti tentang sejarah bangsa Indonesia adalah sejarah perjuangan anak muda.
Rocky pun memberikan contoh peristiwa sumpah pemuda tahun 1928 sampai mahasiswa Indonesia yang kuliah di Belanda yang membentuk sebuah kumpulan untuk menentukan sikap dan keberlanjutan bangsa Indonesia.










