Penyebab dan Cara Mencegah Pendarahan Otak Seperti Tukul

Penyebab dan Cara Mencegah Pendarahan Otak Seperti Tukul

M. Herdian Fajar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Pendarahan otak yang dialami komedian Tukul Arwana membuat khawatir masyarakat. Selain tentunya doa yang terus mengalir untuk kesembuhan sang komedian. Masyarakat juga ingin mengetahui penyebab dan bagaimana cara mencegahnya.

Ada beberapa faktor risiko dan penyebab pendarahan otak. Faktor-faktor paling umum, antara lain, yang dikutip Terkini.id dari Sehatq, 10 April 2019:

1. Trauma kepala

Cedera kepala berat adalah penyebab paling umum yang mengakibatkan pendarahan di otak pada orang yang berusia di bawah 50 tahun.

2. Tekanan darah tinggi

Kondisi kronis ini biasanya terjadi dalam kurun waktu yang lama. Tekanan darah tinggi dapat melemahkan dinding pembuluh darah sehingga terjadi pendarahan.

3. Aneurisma

Aneurisma merupakan kondisi melemahnya dinding pembuluh darah yang membengkak Pembuluh yang melemah ini dapat pecah dan mengeluarkan darah ke otak, sehingga mengakibatkan stroke.

4. Kelainan pembuluh darah

Kelemahan dalam pembuluh darah di dalam dan di sekitar otak dapat terjadi sebagai kelainan saat lahir dan hanya dapat didiagnosis jika ada gejala yang muncul.

5. Amyloid Angiopathy

Sebuah kondisi di mana ada kelainan dinding pembuluh darah yang terjadi akibat penuaan dan tekanan darah tinggi.

6. Gangguan darah atau pendarahan

Hemophilia dan anemia sel sabit dapat berkontribusi pada penurunan tingkat trombosit darah.

7. Penyakit hati

Kondisi ini dikaitkan dengan peningkatan pendarahan secara umum.

Lebih lanjut, kondisi itupun dapat dicegah dengan sejumlah cara. Berikut cara mencegah pendarahan otak.

Mencegah pendarahan di otak dilakukan dengan menghindari penyebab pendarahan. Dokter spesialis saraf RS PON Aldy Novriansyah menjelaskan terdapat dua penyebab pendarahan di otak.

"Jadi ada dua, yang satu karena trauma dan satu lagi di sebut perdarahan otak spontan atau disebut juga sebagai stroke perdarahan penyebab utama biasanya hipertensi," kata Aldy kepada CNN Indonesia, Kamis 23 September 2021.

Untuk mencegah pendarahan otak karena trauma dapat dilakukan dengan menghindari benturan keras di kepala. Misalnya, hati-hati berkendara dan selalu menggunakan pengaman kepala saat naik motor, dikutip Terkini.id dari CNN Indonesia, Jum'at 24 September 2021.

Sedangkan pendarahan otak karena stroke dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko penyebab stroke.

Berikut cara mencegah pendarahan otak dengan mengendalikan faktor risiko stroke:

1. Kendalikan tekanan darah

Studi menunjukkan 80 persen pasien pendarahan otak memiliki tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah tetap stabil dapat mengurangi risiko pendarahan otak. Tekanan darah dapat dikelola dengan pola makan yang sehat, berolahraga, dan konsumsi obat.

2. Berat badan ideal

Berat badan berlebih atau obesitas dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan diabetes sehingga meningkatkan risiko stroke.

Dikutip dari Harvard Health, mengurangi berat badan menjadi ideal dapat menurunkan risiko pendarahan otak secara signifikan.

3. Berolahraga

Berolahraga yang teratur membantu mengelola tekanan darah dan menjaga berat badan. Setiap orang dewasa disarankan untuk berolahraga 30-60 menit setiap hari, lima kali dalam seminggu.

Studi menunjukkan berolahraga yang teratur dapat mengurangi risiko stroke.

4. Asupan gizi seimbang

Konsumsi makanan bernutrisi tinggi dan hindari makanan berlemak jenuh tinggi dan berkolesterol tinggi. Sebaiknya konsumsi banyak buah dan sayuran.

5. Tidak merokok

Merokok merupakan faktor risiko stroke dan juga berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.