Pencarian Hari Kedua, Korban Bunuh Diri di Makassar Sudah Ditemukan

Pencarian Hari Kedua, Korban Bunuh Diri di Makassar Sudah Ditemukan

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Pada hari kedua, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus berusaha mencari korban bunuh diri, Satriani (37) di Sungai Jeneberang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Adapun tim yang terlibat, antara lain, Basarnas, Damkar Makassar, BPBD Makassar, BPBD Gowa, Sar Brimob, Sar Unhas, Sar Marteam, Damkar Gowa, Sar ACM, Dompet Dhuafa Sulsel, MRI Sulsel, Sar K2, Sar Hasanuddin, Team Respon Celebes, Sar Humanity, IEA Makassar, SAR Ojol, Tagana Gowa, Blue Helmet, dan SAR Enceng Gondok.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi menjadi 4 Search and Rescue Unit atau SRU.

SRU I dan SRU II melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar LKK. Sementara SRU III dan SRU IV melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet mulai dari LKK ke arah bendungan karet sejauh 4,5 km, radial 283 arah Barat Laut.

"Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban 10 meter dari LKK dalam kondisi meninggal dunia dan langsung di evakuasi ke rumah duka," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar, Hasanuddin, Senin, 23 Januari 2023.

Dengan begitu, operasi SAR dinyatakan ditutup, seluruh unsur yang terlibat kembali ke instansinya masing-masing.

Berdasarkan informasi yang diterima, Satriani bekerja sebagai penyampu jalan di kawasan Karebosi, Kecamatan Ujung Pandang.

Sebelumnya berada dalam naungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, namun belakangan dialihkan ke Kecamatan.

Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri mengatakan setelah melakukan pengecekan di staf kebersihan, tak ditemukan pegawai atas nama Satriani.

"Setelah kami cek info dari staf kebersihan kecamatan bahwa tidak ada penyapu jalan di karebosi atas nama Satriani," ungkapnya.