Terkini.id, Jakarta - Benda terbang tak dikenal melintas di sekitar kapal perang Angkatan Laut Amerika di lepas pantai California, AS lalu hilang masuk ke dalam air. Beberapa ahli menduga bahwa benda tersebut adalah penampakan UFO, namun hal itu langsung dibantah oleh pihak militer Amerika Serikat.
UFO Menghilang ke Dalam Air
Kejadian itu berlangsung pada tahun 2019, satu dari 100 objek misterius yang melaju dengan kecepatan 158 mph (138 knot) pada ketinggian 21000 kaki itu terbang mengitari kapal perang AL yang berhasil tertangkap video radar, kemudian menghilang ke dalam air.

Salah satu masyarakat setempat, Jeremy Corbell menjadi saksi atas kejadian itu dan memiliki enam bukti yang sudah diterbitkan, salah satunya video terkait benda terbang tak dikenal pada sidang Kongres bulan Mei 2022. Corbell yakin bahwa benda terbang tak dikenal yang menghilang ke dalam air tersebut adalah UFO.
Dibantah Pihak Militer
Lewat pernyataan Wakil Direktur Intelijen Angkatan Laut Scott Bray, "mereka (militer) cukup yakin bahwa benda-benda itu adalah drone yang menghilang ke dalam air." Bantahan tersebut membuat Corbell terus aktif dalam membuktikan kepada warga Amerika dan Kongres, bahwa UFO nyata adanya dan pihak yang menutupi mencoba untuk membohongi mereka. Corbell merasa bahwa hal itu dapat mengancam keselamatan dan keamanan nasional. Berita ini dikutip dari media online The Sun, Sabtu 2 Juli 2022.
"Dipahami bahwa mereka menghilang ke dalam air, yang mengarah ke hipotesis bahwa benda-benda ini transmedium. Transmedium adalah kemampuan untuk melintasi ruang angkasa, udara atau laut tanpa kerusakan, tampaknya menentang hukum inersia yang diketahui. Sebagai contoh, kemampuan kedirgantaraan terbesar kami membutuhkan pelindung panas. Perubahan medium itu sangat dramatis sehingga pesawat kami hampir tidak bisa menahannya. "Namun teknologi canggih yang kita kenal sebagai UFO ini tampak kebal terhadap pemahaman kita tentang efek inersia. Misalnya, bergerak lebih cepat daripada kecepatan suara tanpa ledakan sonik." Ujar Corbell dalam wawancara The Sun.










