Pemkot Makassar Stimulus UMKM Lewat Lorong Wisata

Pemkot Makassar Stimulus UMKM Lewat Lorong Wisata

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar — Pemerintah Kota Makassar mencatat ada 19.000 pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) yang terdata, sebagian besar didominasi sektor kuliner, jumlahnya mencapai 5000.

Tingginya UMKM ini perlu disokong dengan stimulus yang baik, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Pasalanya, perputaran ekonomi di Indonesia, 90 persen ditentukan oleh UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, Sri Sulsilawati mengatakan stimulus yang dibangun oleh pemerintah kota lebih kepada pendampingan dan pelatihan. Serta menggaet potensi-potensi UMKM baru.

Tahun 2023 ini telah diintegrasikan dengan lorong wisata yang digodok oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dengan pelatihan UMKM Berbasis lorong.

"Kita data UMKM di lorong, kita rendah membangun Badan Usah Lorong (BULO) itu mereka belajar mengembangkan kemandirian ekonomi melalui cara untuk berkoperasi," kata Sri, Kamis, 12 Januari 2023.

BULO ini, kata dia, telah disokong dengan regulasi Perwali sejak anggaran perubahan 2022 silam. Pihaknya juga berencana membentuk aplikasi di setiap lorong wisata sebagai database, pemantauan aktifitas kegiatan, hingga sosialisasi ke mereka.

"Jadi nanti ada akun bisnisnya," katanya.

Dinas Koperasi juga menargetkan adanya 100 ribu peluang usaha mereka juga akan terintegrasi masuk ke BULO dan aplikasi.

Dia mengatakan akan menunjuk satu kelurahan pada tahap awal ini sebagai pilot project. Rencana akan diterapkan hanya saja perlu lebih dahulu menilik potensinya.

Kemudian ada 10 ribu skill training gratis yang saat ini pihaknya telah melatih sebanyak 520 orang di Makassar.