Terkini.id, Makassar - Pemerintah Kota Makassar akan membentuk tim khusus yang bertugas untuk mengaudit kondisi masjid di wilayah tersebut.
Insiden runtuhnya kubah Masjid Ittifaqul Jannah di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah beberapa waktu lalu telah menarik perhatian Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Sebagai tindak lanjut, beliau menginstruksikan audit fisik bagi seluruh masjid di Kota Makassar dengan harapan dapat mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.
Kepala Bidang Bangunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Hajar Aswad menjelaskan bahwa saat ini mereka sedang menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota Makassar untuk melanjutkan instruksi tersebut.
Edaran ini diharapkan dapat memberikan dasar hukum bagi pelaksanaan program serta memungkinkan pengajuan anggaran.
"Kami akan membentuk tim auditor dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan seluruh biayanya akan ditanggung oleh DPU. Kami juga akan melibatkan tim akademis seperti yang biasanya dilakukan dalam proses audit fisik," ungkap Hajar, Kamis, 27 April 2023.
Pada tahap awal, mereka akan segera memetakan kondisi masjid di kecamatan, dengan fokus pada masjid-masjid yang sudah tua. Data ini nantinya akan disampaikan kepada kecamatan untuk tujuan pendataan.
Hajar menambahkan bahwa pengurus masjid juga dapat mengajukan permohonan audit untuk bangunan masjid mereka, dengan menghubungi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Makassar.
"Prioritas kami saat ini adalah masjid yang berusia 20 tahun ke atas, karena jika tidak ada batas waktu, kami akan mendapatkan banyak permohonan. Setelah kami selesaikan yang pertama, kami akan melanjutkan ke masjid-masjid lainnya," jelasnya.
Ketua Dewan Masjid Makassar, HM Yunus, menyadari bahwa ada beberapa masjid di Kota Makassar yang sudah cukup tua.
Menurutnya, masjid yang berusia 20 tahun atau lebih perlu diaudit karena perencanaannya pada saat itu tidak pernah memperkirakan kejadian seperti runtuhnya kubah masjid.
Selain itu, kondisi tanah yang tidak stabil juga memperparah keadaan bangunan tua tersebut. Dampak dari getaran kendaraan berat yang sering melintas juga berkontribusi terhadap kualitas bangunan.
Yunus mendukung anjuran Wali Kota Makassar untuk memperbaiki seluruh masjid di Kota Makassar. Namun, ia menekankan perlunya koordinasi karena audit tersebut membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
"Terutama dalam mengaudit masjid, perlu ditelusuri terlebih dahulu, mulai dari tanggal pembangunan, proses perencanaan, hingga kondisi saat ini. Apakah bangunan tersebut dibangun sesuai dengan prinsip arsitektur atau tidak," jelasnya.










