Terkini.id, Jakarta – Para pemimpin ASEAN dijadwalkan akan pergi dan berkumpul di Amerika Serikat (AS) pada Kamis 12-13 Mei 2022 nanti. Hal tersebut terkait Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN dan AS yang sebelumnya batal dilakukan Senin 28-29 Maret yang lalu.
Dikutip dari cnbcindonesia.com Senin 18 April 2022, terkait pengumuman resmi tersebut disampaikan langsung oleh AS, Sejumlah analis meyakini terkait KTT ini akan fokus kepada peningkatan akan kekuatan China di kawasan.
"(KTT) akan menunjukkan komitmen abadi Amerika Serikat terhadap ASEAN", kata Sekretaris Pers Gedung Putih oleh Jen Psaki dalam sebuah pernyataan, dikutip Channel News Asia dari AFP dalam cnbcindonesia.com Senin 18 April 2022.
"Adalah prioritas utama bagi pemerintahan Biden-Harris untuk menjadi mitra yang kuat dan dapat diandalkan di Asia Tenggara", kata dari pernyataan tersebut.
Belum diketahui siapa saja pemimpin ASEAN ini yang pasti akan hadir. Presiden Indonesia Joko Widodo pun belum tahu akan hadir atau tidaknya ke Washington AS tersebut.
Joe Biden juga mengatakan terkait hubungannya dengan negera Paman Sam di Asia akan menjadi prioritas terkait kebijakan luar negeri. Joe Biden juga pada bulan lalu melakukan pertemuan dengan perdana menteri Singapura, yaitu Lee Hsien Loong di Washington AS. Pertemuan tersebut diantaranya membahas terkait kepastian akan kawasan tersebut tetap, yaitu “bebas dan terbuka”.
Sebelumnya Joe Biden ini ikut berpartisipasi di pertemuan puncak virtual bersama para pemimpin ASEAN pada Oktober 2021 yang lalu. Selain itu, Amerika Serikat biasanya menunjukan akan keyakinan mereka, yaitu upaya kekuatan China yang meningkat untuk mendominasi, terkait jalur perdagangan internasional.
Sebelumnya pasukan AS melakukan operasi bersama di Laut China Selatan atau LCS bersama TNI AL, Selasa 12 April yang lalu. Operasi bilateral tersebut melibatkan kapal USS Momsen atau DDG 92, yaitu kapal perusak Arleigh Burke yang merupakan salah satu kapal terbaik dunia. Hal tersebut merujuk pada pernyataan pers USS Navy.
Pihak TNI sendiri melibatkan korvet KRI Bung Tomo (FF 357). Kapal ini adalah salah satu dari tiga jenis kapal (Multi Role Light Fregate) milik TNI AL.
Laut China Selatan atau LCS ini diketahui merupakan titik panas di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Pasalnya China mengklaim hampir 90% wilayah laut tersebut sebagai teritorinya melalui "Sembilan Garis Putus-putus".
Hal tersebut membuat China tegang dengan beberapa wilayah di Asia. Mulai dari Taiwan, Filipina, Vietnam, Brunnei, Malaysia, termasuk Natuna republik Indonesia.










