Terkini.id, Jakarta - Balai Taman Nasional Komodo beserta Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menaikkan harga tiket masuk menjadi Rp3,75 juta per orang.
Selain harga tiket, kuota pengunjung juga akan dibatasi setiap tahunnya.
"Dengan mempertimbangkan biaya konservasi, (biaya) Rp 3,75 juta per orang untuk periode satu tahun, dan untuk kuota kunjungan ke TNK akan dibatasi 200.000 orang per tahun," ujar Carolina Noge selaku Koordinator Pelaksana Program Penguatan Fungsi TN Komodo.
Lebih lanjut lagi, Carolina Noge mengatakan bahwa biaya tersebut akan diterapkan secara kolektif tersistem Rp15 juta per empat orang per tahun.
"Pengunjung nantinya bebas datang, dengan komponen biayanya nanti akan kita bahas satu-satu untuk apa aja sih sebenarnya. Tapi ujung-ujungnya nanti untuk konservasi tadi karena nilai jasa ekosistem yang hilang tadi Rp 11 triliun," tutur Carolina Noge.
Kuota pengunjung Taman Nasional Komodo juga akan dibatasi menjadi 200.000 orang per tahun.
Jika seseorang ingin mendatangi Taman Nasional Komodo maka harus melakukan registrasi online terlebih dahulu.
Irman Firmansyah selaku Kepala Kajian Daya Tampung Daya Dukung Taman Nasional Komodo menjelaskan bahwa sistem pembatasan pengunjung dilakukan untuk menjaga ekosistem satwa liar dan lingkungannya.
"Prinsipnya pengunjung tidak hanya ingin melihat komodo. Jika ingin melihat, cukup ke kebun binatang saja. Tapi kita ingin melihat kehidupan liarnya, dan di sana (TNK) harus benar-benar terjaga. Konservasi harus dominan," ungkap Irman Firmansyah.
Netizen juga turut memberikan komentar mereka tentang naiknya harga tiket masuk Taman Nasional Komodo.

“Harga Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Rp. 3,75 Juta per 1 Agustus. Klo soal naik menaikkan hrg bkn main jagonya rezim Jokowi, tak ada duanya. Luar binasa!” tulis akun Twitter @bachrum_achmadi, dilihat pada Rabu 29 Juni 2022.
“Kadal cari cuan,” lanjut akun Twitter @o_sepakat.
“Soal ini jagonya!” tambah akun Twitter @AbdulRa83376539.
“Gua merasakan ada bau amis yg menyengat disekitaran ring atu!!!” ulas akun Twitter @OrangBa59278108.
“Kerja.. kerja.. kerja.. kerjanya naikin harga..” pungkas akun Twitter @wawan_pewe.










