Sebut Polri Alami Ujian Berat Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J, Komisi III DPR: Ibarat Gempa Titiknya di Mabes Polri

Sebut Polri Alami Ujian Berat Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J, Komisi III DPR: Ibarat Gempa Titiknya di Mabes Polri

Yulneidi Nurwansyah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menyebutkan Polri sedang mengalami ujian berat terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo.

Namun Nasir Djamil tak luput memberikan apresiasinya kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dengan sabar membongkar kasus pembunuhan Brigadir J ini yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat.

Menurut Nasir, terbongkarnya kasus ini menjadi titik tolak bagi Polri untuk menyingkirkan oknum-oknum yang ingin menghancurkan institusi Polri.

Nasir pun menyebutkan kasus polisi tembak polisi ini membuat Polri sedang menghadapi ujian yang sangat berat.

Dirinya mengibaratkan Polri sedang mengalami musibah gempa dan tsunami dan titik gempanya dinilai berada di Mabes Polri.

“Ibarat mengalami gempa dan tsunami. Titik gempanya ada di Mabes Polri,” ujar Nasir yang dikutip dari Republika, Senin 15 Agustus 2022.

Menurutnya apa yang telah dilakukan oleh Kapolri sudah sangat baik ditambah lagi dengan arahan Presiden Jokowi agar kasus ini dibongkar sejelas-jelasnya.

Hal itu sangat baik untuk Polri agar bisa menjaga kepercayaan publik.

“Upaya mitigasi agar kepercayaan publik kepada Polri tidak ‘terjun bebas’ sejauh ini telah dijalankan dengan transparan dan berkeadilan oleh Kapolri Jenderal Sigit,” ucap Nasir.

Dari kasus penembakan Brigadir J itu, Nasir menyebutkan harus menjadi perhatian khusus dari Presiden Jokowi agar institusi Polri bisa dibenahi.

“Kematangan dan integritas harus menjadi prasyarat bagi perwira tinggi yang menduduki jabatan strategis. Polarisasi harus disudahi dengan cara membangun kekompakan di tubuh Polri,” pungkas Nasir.