Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan, Gus Umar: Dipikirnya Semua Aktivis Bisa Dia Kendalikan, Malu Kan?

Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan, Gus Umar: Dipikirnya Semua Aktivis Bisa Dia Kendalikan, Malu Kan?

Ratna

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Gus Umar ikut mengomentari kejadian Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko diteriaki dan diusir oleh para aktivis HAM dalam Aksi Kamisan di Semarang, Kamis 18 November 2021.

Melalui akun Twitter pribadinya, pemilik nama Umar Hasibuan ini melayangkan sindiran pedas bagi Moeldoko.

"Dipikir Moeldoko semua aktivis bisa dia kendalikan. Eh malah diusir," cuit Gus Umar mengutip Galamedia dari Twitter @umar_hasibuan75, Jumat 19 November 2021.

Gus Umar pun merasa kejadian tersebut adalah hal yang lucu.
Apalagi saat aktivis meneriaki Moeldoko dan mengatakan 'kami bukan teman bapak'.

"Yg lucu saat dia bilang : teman2 sekalian eh malah aktivis bilang kami bukan teman bapak. Akhirnya dia kabur slth dipermalukan aktivis2 ini," sambung Gus Umar.

Dengan kejadian tersebut, Gus Umar lanjut menyindir posisi Moeldoko saat ini yang dianggapnya sok berkuasa.

"Rasain, lo dgn posisi ketua KSP semua org bisa lo perintah? Malu kan?," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar video di media sosial yang menunjukkan Moeldoko diusir massa aksi Kamisan yang menyuarakan pelanggaran HAM.

Kehadiran Moeldoko beserta rombongan mendapat penolakan dari massa aksi. Para pendemo pun menyebut aksi Kamisan itu adalah panggung rakyat.

"Ini panggung rakyat, bukan panggung oligarki," teriak massa aksi di tengah massa yang mendesaknya untuk meninggalkan lokasi.

"Betul! Ini panggung rakyat! Pelanggar HAM nggak boleh dikasih ruang, pergi pergi," kata yang lainnya.

Di tengah situasi tersebut, Moeldoko pun berupaya menyampaikan sebuah pernyataan namun dirinya kembali diinterupsi oleh para aksi demonstran.

"Ya teman-teman sekalian," ujar Moeldoko yang kemudian dibalas teriakan, "Kami bukan teman Bapak!".