Miris, Wanita Ini Terancam Diceraikan Suaminya Hanya Gara-gara Uang Pembeli Sayur

Miris, Wanita Ini Terancam Diceraikan Suaminya Hanya Gara-gara Uang Pembeli Sayur

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id - Seorang wanita di India Zainab (30) terancam diceraikan suaminya, Sabir (32), gara-gara masalah sepele. Wanita tersebut ditalak tiga oleh sang suami lantaran hendak meminta uang kepada suaminya. Pertikaian pasangan suami istri ini berawal saat sang istri meminta uang sejumlah 30 Rupee atau setara dengan Rp 6.000 kepada suaminya itu untuk membeli sayur di pasar. Dilansir dari Times of India, Selasa 2 Juli 2019, peristiwa pahit itu sendiri terjadi saat keduanya sedang berbelanja di Pasar Raoji, Kota Noida, India pada 29 Juni 2019, lalu. Sebelum talak dilayangkan, Zainab sering mendapat perlakuan kasar dari Sabir. Hal tersebut terungkap dari pengakuan ayah Zainab, Mursaleem. Bahkan, ibu mertua dan saudara suaminya tersebut juga kerap berlaku kasar kepada Zainab. “Sabir pernah memukul kepala Zainab menggunakan tongkat sekitar dua tahun lalu. Dia juga mendapat perlakuan buruk dari keluarga suaminya,” ungkap Mursaleem. Ia pun merasa sedih dan kecewa terhadap perlakuan menantunya itu kepada anaknya. Terlebih, kata dia, mengingat perjalanan rumah tangga mereka yang sudah memasuki usia ke sembilan tahun hingga dianugerahi empat orang anak.

Pihak keluarga Zainab melapor ke polisi setempat

[caption id="attachment_161427" align="alignnone" width="850"]Miris, Wanita Ini Terancam Diceraikan Suaminya Hanya Gara-gara Uang Pembeli Sayur Ilustrasi cerai. (Foto: opsi)[/caption] Mursaleem juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelum kejadian talak tiga tersebut, ia sempat membawa pulang Zainab karena putrinya itu merasa tidak enak badan. "Dia menginap di rumah kami selama lima hari dan baru kembali ke rumah mertuanya di Dadri. Saat itu Sabir mengatakan kepada Zainab keinginannya untuk bercerai," ujarnya. Setelah terancam diceraikan oleh pihak suami, pihak keluarga Zainab melaporkan kejadian itu ke kantor polisi di Dadri. Mereka melaporkan pelaku yakni Sabir, beserta ibu mertua dan saudara Sabir. Ketiganya terancam dijerat hukuman karena melanggar undang-undang pidana India, pasal 498A tentang tindak kekerasan suami dan keluarga suami terhadap istri, pasal 504 tentang hinaan yang disengaja untuk memancing pertikaian, dan pasal 506 untuk intimidasi kriminal. Polisi setempat saat ini akan memproses secara hukum kasus tersebut lewat pengadilan keluarga.