Terkini, Makassar – Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, Makassar Half Marathon (MHM) 2026 terus memperkuat posisinya sebagai pionir sport tourism di kawasan Timur Indonesia.
Event yang dikenal sebagai “lebaran para pelari” di kawasan timur ini akan kembali digelar pada akhir Mei 2026 dengan menghadirkan ribuan peserta dari dalam maupun luar negeri.
Penyelenggaraan MHM tahun ini diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang olahraga berskala nasional, tetapi juga katalis penggerak ekonomi daerah.
Kehadiran peserta, pendamping, dan wisatawan diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM lokal di Kota Makassar.
Sejak pertama kali digelar pada 2022, MHM konsisten menghadirkan standar lomba lari jalan raya berkualitas dengan dukungan PB PASI melalui sertifikasi resmi racecourse.
Tahun ini, kualitas penyelenggaraan semakin diperkuat melalui dukungan Pemerintah Kota Makassar lewat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Berbagai aspek penting disiapkan secara profesional, mulai dari layanan medis standar internasional dengan dukungan peralatan life support, sertifikasi rute resmi, manajemen racecourse profesional, sistem registrasi berbasis website, hingga penggunaan timing system untuk memastikan akurasi waktu pelari.
“Dukungan pemerintah merupakan stimulus strategis agar MHM dapat mempertahankan standar keselamatan tertinggi. Sinergi antara kontribusi publik dan dukungan kebijakan ini sangat krusial dalam mewujudkan event yang tidak hanya kompetitif secara global, namun juga aman bagi seluruh partisipan,” ujar Arief Rachman Nur selaku dari pihak penyelenggara MHM.
MHM 2026 diprediksi akan menarik hingga 20 ribu pendatang yang terdiri dari 12 ribu peserta serta tim pendamping dan keluarga.
Dengan lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar kota, estimasi perputaran uang selama kegiatan berlangsung diperkirakan mencapai Rp35 miliar hingga Rp120 miliar.










