Mayat Dosen Unibos Arifuddin Mane Ditemukan dalam Kondisi Mulut Berbusa, Warga: Terikat Lehernya di Pelampung

Mayat Dosen Unibos Arifuddin Mane Ditemukan dalam Kondisi Mulut Berbusa, Warga: Terikat Lehernya di Pelampung

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Peristiwa penemuan mayat Dosen Unibos Arifuddin Mane di perairan laut di sekitar Dermaga Kayu Bangkoa, Jl Pasar Ikan, Kota Makassar, pada Sabtu 7 Oktober 2023, menggegerkan warga setempat.

Dalam foto yang beredar di grup-grup WhatsApp, nampak mayat dosen Unibos Arifuddin Mane ditemukan dalam kondisi mulut berbusa.

Sedangkan dalam video amatir yang beredar, terdengar warga mengatakan bahwa leher almarhum terikat di pelampung

"Tassikko kallonna ri palampunga (terikat lehernya di pelampung)," kata warga dalam video itu.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Polsek Ujung Pandang, jasad almarhum Arifuddin Mane ditemukan sekitar pukul 14.10 Wita dalam kondisi terapung di laut dekat Dermaga Kayu Bangkoa.

"Pada hari Sabtu Tanggal 07 Oktober 2023 sekitar Pukul 14.10 Wita, Personil Penjagaan Polsek Ujung Pandamg menerima Telepon dari warga bahwa ada mayat terapung di dekat Peyebrangan Kayu Bangkoa Jl. Pasar Ikan Kel. Bulogading Kec. Ujung Pandang Kota Makassar. Mendengar informasi tersebut Piket Fungsi dan personil Polsek Ujung Pandang dipimpin Oleh Pawas Iptu Marthen Bunga segera menuju TKP," demikian keterangan tertulis Polsek Ujung Pandang, dikutip terkini.id pada Sabtu, 7 Oktober 2023.

"Selanjutnya pada sekitar pukul 14.30 Wita, personil Polsek Ujung Pandang bersama Personil Airud Polda Sulsel mengevakuasi mayat ke pinggir laut menggunakan perahu warga sambil menunggu Tim Inafis Polrestabes Makassar," sambungnya.

Pada pukul 14.45 Wita, Tim Inafis yang dipimpin oleh Aipda Harianto tiba di TKP dan langsung melakukan identifikasi dan melihat adanya luka lecet di tangan sebelah kanan almarhum dan luka di bagian dahi.

Jenazah almarhum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dan tiba di RS pada pukul 15.35 Wita.

Dua saksi dalam peristiwa penemuan mayat Almarhum Arifuddin Mane tersebut yakni, Kartono Alias Bojes (32 Thn), dan Dedi (29 Thn).