Maudy Asmara Sentil Denny Soal Politik Identitas: Jangan Lupa Siapa yang Awal Pakai Isu Agama untuk Kampanye

Maudy Asmara Sentil Denny Soal Politik Identitas: Jangan Lupa Siapa yang Awal Pakai Isu Agama untuk Kampanye

Ainur Roofiqi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Maudy Asmara berseteru dengan Denny Siregar yang baru-baru ini menyinggung soal politik identitas dengan mengaitkan peran Anies Baswedan dalam akun media sosialnya menjadi sorotan netizen.

Maudy Asmara menyentil Denny Siregar mengenai unggahannya yang menyinggung Anies Baswedan dalam politik identitas.

Pernyataan Maudy Asmara menyentil Denny Siregar dilihat terkini.id dalam unggahan Twitternya pada Kamis 2 Juni 2022.

Maudy mengatakan kepada Denny yang kembali menyuarakan isu politik identitas dalam akun Twitternya bahwa saat ini masyarakat Indonesia sudah cerdas.

"Jangan salah, masyarakat Indonesia sudah pada cerdas, Den!" tulis Maudy dalam akun twitternya, @Mdy_Asmara1701.

Maudy dalam unggahannya menghimbau Denny untuk tidak membuat narasi cuitan mengenai isu politik identitas dengan merasa paling menjadi korban dan terzolimi.

"Jangan merasa paling terzolimi dan paling menjadi korban," ujarnya.

Lebih lanjut, Maudy mengingatkan sekaligus mempertanyakan kepada Denny terkait pihak siapa yang pertama kali menggunakan isu agama untuk melakukan kampanye politik.

"Jangan lupa siapa yang awal-awal pakai isu agama saat kampanye!" ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan isu agama dalam kampanye telah membuat rakyat menjadi terpecah belah. Padahal, kata Maudy, sebelum kampanye 2017 keadaan Indonesia masih damai.

"Sebelum kampanye 2017, Indonesia masih damai" aja. Setelah itu rakyat jadi terpecah belah!" pungkasnya.

Sebelumnya, Denny mengunggah sebuah cuitan yang menyinggung sekaligus menyindir Anies Baswedan dalam kaitannya dengan politik identitas.

Denny Siregar melontarkan sindiran kepada Gubernur DKI Anies Baswedan dalam unggahan akun Twitter pribadinya, sebagaimana dilihat pada Kamis 2 Juni 2022.

Denny Siregar menyindir dengan mengatakan bahwa 'Bapak Politik Identitas' berada di DKI Jakarta.

"Bapak politik identitas itu ada di DKI (Jakarta)," tulis Denny.

Denny lantas menyebut saat ini yang dia sebut sebagai 'Bapak Politik Identitas' tersebut akan melakukan 'cuci tangan' dengan bersih.

"Sekarang mau cuci tangan bersih-bersih," ungkap Denny.

"Buzzer-buzzernya ramai sekali," imbuhnya.

Lebih lanjut Denny meyakinkan kepada publik, apabila Gubernur Anies Baswedan mencalonkan jadi calon presiden, bukti-bukti Pemilihan Gubernur yang dianggap kotor akan ramai di media sosial.

"Percayalah. Seandainya dia nyapres nanti, bukti-bukti Pilgub DKI yang kotor itu akan ramai di medsos kembali," ujarnya.

Menurutnya, Pilgub DKI Jakarta yang dianggap 'kotor' tersebut telah membuat luka mendalam. Bahkan dia menyebut, luka tersebut menyakiti kebhinekaan yang sudah lama ada.

"Luka itu membekas. Dalam. Menyakiti kebhinnekaan kita yg sudah lama ada," pungkasnya.

Maudy Asmara Sentil Denny Soal Politik Identitas: Jangan Lupa Siapa yang Awal Pakai Isu Agama untuk Kampanye
(Twitter/Dennysiregar7)