Terkini.id, Jakarta - Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono beserta wakilnya Dhony Rahajoe telah dilantik oleh Presiden Jokowi. Dikabarkan ada peluang lowongan CPNS yang akan ditempatkan di wilayah otorita tersebut.
Dengan dilantiknya kepala otorita IKN dan wakilnya itu maka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Nusantara atau IKN lembaga otorita tersebut ditargetkan mulai beroperasi selambat-lambatnya akhir tahun 2022.
Jika lembaga yang menyelenggarakan pemerintahan daerah IKN Nusantara tersebut mulai beroperasi, peluang dibukanya seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS akan terbuka. Namun, hal tersebut belum dibahas untuk saat ini.
Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara Satya Pratama mengatakan jika diperlukan tenaga PNS pihaknya bisa saja membuka rekrutmen itu.
"Jika dianggap perlu, bisa saja (dibuka rekrutmen CPNS untuk Otorita IKN Nusantara)," kata Satya kepada Detikcom yang dipublikasi pada Senin, 14 Maret 2022.
Dijelaskannya lagi, untuk mengisi penyelenggaraan pemerintahan daerah otorita tersebut untuk awal-awalnya aparatur sipil negara atau ASN yang diambil dari kementerian atau lembaga lain.
"Namun, awal-awalnya akan diambil dari instansi-instansi," ujarnya.
Terkait struktur organisasi, tugas, wewenang, dan tata kerja otorita IKN sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku tersebut maka diatur di dalam Peraturan Presiden atau Perpres.
Struktur organisasi dan pengisian jabatan otorita IKN dilakukan sesuai dengan pelaksanaan tugas dan fungsi yang nantinya akan diterapkan di otorita IKN itu sendiri.
Dan pada saat otorita IKN itu dinyatakan telah mulai beroperasi untuk persiapan atau pembangunannya dilaksanakan oleh kementerian atau lembaga atas koordinasi dengan otorita IKN.
Seperti diketahui pemerintah hingga saat ini masih terus gencar menjaring para investor untuk menanamkan dananya dalam pembangunan IKN Nusantara.
Walaupun Softbank telah menyatakan mundur dari investasi IKN Nusantara kemudian diisukan dua konsorsium juga akan mundur, nyatanya Arab Saudi dan Uni Emirat Arab akan berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara.










