Terkini.id, Jakarta - Politisi Gerindra Arief Poyuono mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait dugaan korupsi Formula E Jakarta.
Politisi Gerindra itu menjelaskan, umumnya orang yang pertama kali menggagas suatu proyek pasti menjadi pihak utama yang bertanggung jawab.
"KPK harus panggil Anies karena sebagao penggagas kegiatan," ujar Arief dilansir wartaekonomi, Selasa, 9 November 2021.
Lebih lanjut, ia menduga Anies yang membawa projek Formula E kepada pihak yang menjadi pelaku pembuat kerugian negara.
"Biasanya orang yang pertama kali memperkenalkan atau yang membawa proyek Formula E ke pihak-pihak yang menjadi pelaku pembuat kerugian uang negara dan memperkaya pihak lain," sentilnya.
Ia pun menduga bahwa Anies adalah dalang dari proyek ajang balapan internasional itu.
Dengan begitu, ia pun mendesak bahwa lembaga antirasuah tersebut harus segera memanggil Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"KPK harus memanggil Anies Baswedan," tegasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya KPK memastikan pihaknya tengah melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pelaksanaan Formula E.
Hal itu diutarakan oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.
Ali Fikri mengatakan bahwa kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyelidikan.
"Betul KPK sedang meminta permintaan keterangan danklarifikasi kepada beberapa pihak guna mengumpulkan bahan data dan keterangan ataupun informasi yang diperlukan oleh tim penyidik," jelas, Ali Fikri, Kamis, 4 November 2021 lalu.










