Terkini, Jeneponto — Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, melakukan kunjungan kemanusiaan anak difabel di Lingkungan Mannuruki, Kelurahan Bonto Tangga, Kecamatan Tamalatea, Selasa, 15 April 2025
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Polres Jeneponto dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan berkebutuhan khusus.
Anak tersebut bernama Nhurkarunnisa (15), ia telah mengalami kelumpuhan sejak umur 4 (empat) bulan. Ia ditinggal oleh orang tuanya untuk mencari nafkah di makassar. bapaknya bekerja sebagai kuli bangunan.
"Bapaknya bekerja sebagai kuli bangunan, dan ibunya kadang bekerja sebagai buruh cuci, sementara Nur panggilan akrab Nhurkarunnisa dititip dan dirawat di rumah saudaranya. Yang lebih memprihatinkan lagi dimana di dalam 1 rumah tersebut ditempati 7 kepala keluarga," kata Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan.
Dalam kunjungan itu, AKBP Widi Setiawan menyampaikan pesan penuh empati dan harapan kepada para orang tua yang merawat anak-anak dengan kebutuhan khusus.
"Kasih sayang yang Anda berikan kepada anak dengan keterbatasan itu akan menjadi jalan bagi Anda menuju surga yang tinggi," ucap Kapolres dengan nada haru di hadapan salah satu keluarga difabel.
Selain memberikan dukungan moril, AKBP Widi Setiawan juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Ia menyatakan bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menebarkan rasa peduli dan kasih sayang kepada sesama.
"Kita ingin hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan perlindungan hukum, tapi juga hadir di tengah kehidupan sosial mereka, apalagi untuk saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik dan ekonomi," ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa Polres Jeneponto akan terus melakukan kegiatan serupa sebagai bentuk komitmen membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat.
“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang harus saling peduli. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu dan memberi semangat kepada keluarga,” ujar AKBP Widi Setiawan.
Kegiatan ini disambut hangat oleh warga setempat. Salah seorang keluarga anak difabel mengaku terharu dan merasa diperhatikan oleh aparat penegak hukum.










