Terkini.id, Jakarta - Seorang pria di Amerika Serikat (AS) membunuh pacar putrinya berusia 19 tahun dengan melakukan penikaman secara berulang kali. Kemudian mayatnya disimpan di dalam bagasi mobil dan kini baru ditemukan setelah satu tahun kemudian.
Kejadian tersebut terjadi setelah John Eisenman (60) mengetahui bahwa putrinya akan dijual ke dalam perdagangan seks oleh sang kekasih.
Mayat korban yang diketahui bernama Aaron Sorenson yang telah membusuk ditemukan di bagasi mobil di East Everett Avenue pada bulan Oktober 2021 lalu.
Detektif mengungkapkan pelaku didakwa dengan kasus pembunuhan tingkat pertama dan ditahan dengan jaminan 1 juta dolar AS (Rp14 miliar) di Spokane County Jail, Washington, Amerika Serikat.
Pihak kepolisian pun percaya pembunuhan terjadi pada November 2020.
Menurut Pihak Kepolisian John Eisenman, membunuh korban saat mengetahui jika putrinya yang masih remaja telah diperdagangkan secara seksual ke daerah Seattle, AS dengan harga 1.000 dolar AS (Rp14 juta).
Polisi juga mengatakan pelaku berhasil menyelamatkan putrinya dari jeratan perdagangan seksual dan membawanya kembali ke Spokane rumah mereka.
Saat mengetahui korban berada di sebuah alamat di Airway Height, pelaku menculik pria berusia 19 tahun tersebut. Dikutip dari Pikiranrakyat. Kamis, 4 November 2021.
"Selama pertemuan itu Eisenman menculik korban, mengikatnya dan menempatkannya di bagasi kendaraan. Eisenman kemudian menyerang korban dengan memukul kepalanya dengan balok kayu dan kemudian menikamnya berulang kali, menyebabkan kematiannya," Kata polisi.
Lebih lanjut, polisi mengungkapkan setelah pembunuhan itu terjadi pelaku membawa mobil yang dikendarainya ke daerah terpencil dan meninggalkan mobil serta mayat korban.
Mobil itu ditinggalkan dengan tubuh korban yang mulai membusuk, dan baru ditemukan setelah orang-orang menaruh curiga pada kendaraan tersebut.
Salah satu warga yang menemukan jenazah korban, mengatakan jika orang-orang mulai merasa aneh dengan mobil tersebut karena sudah terparkir lama.
"Mereka hanya melihat-lihat dan untuk beberapa alasan, mereka memutuskan untuk melihat ke bagasi dan yang saya dengar hanyalah, 'ada mayat'," tuturnya.
Polisi mengatakan Eisenman ditangkap dan diserahkan kepada petugas tanpa adanya perlawanan.










