Terkini.id, Luwu - Bencana alam banjir bandang yang menimpa salah satu daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) pada Senin 13 Juli lalu merupakan duka bagi warga Sulsel.
Pascabanjir bandang tersebut, gelombang aksi kemanusiaan atau aksi sosial terus dilakukan untuk membantu masyarakat Masamba.
Bahkan, beberapa wilayah di Sulsel dari pelbagai komunitas dan aliansi kemanusiaan terus berdatangan guna membangkitkan kembali semangat masyarakat Luwu Utara.
Khusus di Makassar, puluhan bahkan ratusan posko didirikan untuk menampung sumbangan dan donasi dari masyarakat.
Bahkan, tiap-tiap perempatan lampu merah di Kota Daeng nampak puluhan orang berdiri sambil membawa kardus bekas meminta donasi kepada para pengguna jalan yang melintas.
Namun ternyata aksi tersebut tak hanya digalakkan bagi masyarakat Sulsel. Sebab salah satu aliansi sosial yang berasal dari Ibu Kota Indonesia, Jakarta yakni Komunitas Indonesia Memberi (KIM) turut tergerak hatinya untuk membantu warga Masamba.
Dua orang anggota perwakilan KIM, yaitu Zalie (30) dan Robby (25) langsung terbang dari Jakarta ke Makassar menuju Masamba untuk menyalurkan bantuan.
Salah satu anggota KIM, Robby mengaku bencana yang terjadi di Masamba bukan hanya menjadi duka bagi masyarakat Sulsel namun juga telah menjadi bagi seluruh warga Indonesia khususnya, Jakarta.
"Orang semua punya motivasi yang sama yaitu untuk bisa membantu sesama. Kita tergerak dari Jakarta ke Masamba karena kita lihat kondisi di Masamba itu sangat parah artinya data terakhir yang kita dapat itu ada sekitar 14 ribu lebih jiwa yang menjadi korban di Masamba jadi kita tergerak untuk berangkat ke Masamba," ucap Robby saat ditemui media, Minggu, 19 Juli 2020.
Lebih lanjut, Robby mengatakan jika ia bersama rekannya, Zalie akan mamenempuh jarak 324 km dari Makassar ke Masamba untuk membawa bantuan logistik menggunakan mobil sewa (open kap) menuju Kota Masamba.
"Kita rencanakan seminggu di sana dan kami akan mendirikan dapur umum untuk para korban bencana," tuturnya.
Kendati demikian, ia mengaku bahwa ini pengalaman pertama kalinya menginjakkan kakinya di Tanah Sulawesi Selatan. Namun selama di Makassar ia mengaku dibantu oleh salah satu temannya di Komunitas Gondrongers Makassar yang bernama Aldi.
Selama di Makassar, dia dan rekannya Zalie menginap di rumah Aldi serta dibantu berbelanja kebutuhan logistik untuk korban bencana banjir Masamba.
"Saya baru pertama kali ke Sulsel dan berkoordinasi dengan Aldi dari Komunitas Gondrongers Makassar. Ia yang banyak membatu saya bahkan ia juga yang nantinya menemani saya ke Masamba untuk mendistribusikan bantuan," jelasnya.
Untuk donasi yang ia dapatkan, Robby mengaku mendapatkan donatur dari netizen melalui link khusus aksi sosial dengan total donasi sebesar Rp 20 juta.
"Kita dapatkan donatur dari netizen atau orang-orang yang memberikan kepercayaan ke kami untuk saat ini yang masuk di link kitabisa.com sekitar 20 juta uang sudah terkumpul. Penggalangan dana melalui media sosial dan platform," terangnya.
Dia pun menambahkan bahwa KIM mulai aktif melakukan aksi kemanusiaan sejak 2016 dan salah satu daerah yang sempat dikunjunginya juga dalam melakukan aksi sosial adalah saat terjadi gempa di Palu pada September 2018 lalu
"Kita mulai dari 2016 kita sudah aktif di dunia sosial kemanusiaan khususnya ke korban bencana. Jadi sebelum ke Masamba kita juga sempat ke Palu," tuturnya.
Citizen Reporter: Raden Prasetyo










