Terkini.id, Jakarta - Khilafatul Muslimin diduga buat kartu identitas baru pengganti KTP, warganet geram singgung kelompok itu.
Khilafatul Muslimin merupakan organisasi yang sedang buat gaduh masyarakat Indonesia, pasalnya kelompok itu kerap mengkampanyekan sistem khilafah.
Pimpinan Khilafatul Muslimin, Hasan Baraja beberapa waktu lalu ditangkap Polisi untuk dimintai keterangan, ia ditangkap lantaran disebut buat gaduh masyarakat Indonesia.
Kini, seorang warganet membagikan foto kartu identitas warga bertuliskan khilafatul muslimin. Diduga kartu identitas itu dimaksudkan untuk mengganti KTP.
Sebagaimaba diketahui bahwa setiap warga negara Indonesia harus memiliki kartu identitas penduduk atau KTP.
Setiap warga negara Indonesia hanya diperbolehkan memiliki kartu identitas penduduk, yaitu KTP yang resmi dari negara.
Sementara itu, publik dibuat heboh dengan kabar adanya kartu identitas warga yang diduga dibuat oleh kelompok Khilafatul Muslimin untuk para anggotanya.
Foto kartu identitas warga itu diunggah oleh salah satu warganet dengan akun twitter @WagimanDeep212_ sebagaimana dikutip Terkini.id pada Senin, 13 Juni 2022.

Selain mengunggah foto kartu identitas warga milik kelompok Khilafatul Muslimin, sang warganet juga menuliskan cuitan berupa singgungan keras untuk kelompok tersebut.
"Kaum Khilafatul Muslimin mbikin nomor induk warga atau NIW ini digunakan mreka ntuk menggantikan e-KTP yang diterbitkan pemerintah..," tulis sang warganet melalui cuitannya.
"Setelah inih mata uang sndiri, aturan hukum sndiri lalu negara dalam negara..asiiiik," tulis sang warganet menandaskan cuitannya.










