Kesal Anggaran Dipotong, Bamsoet: Sri Mulyani Tak Menghargai MPR!

Kesal Anggaran Dipotong, Bamsoet: Sri Mulyani Tak Menghargai MPR!

Effendy Wongso

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Kesal anggaran dipotong, Bamsoet: Sri Mulyani tak menghargai MPR! Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani dalam beberapa hari ini mendapat sorotan tajam dari MPR. Pasalnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyebut Sri Mulyani tidak menghargai lembaga pimpinannya.

Pasalnya, dalam beberapa kesempatan, Sri Mulyani tidak menghadiri undangan MPR untuk membahas refocussing anggaran.

Bambang menjelaskan, pimpinan MPR dalam Rapat Pimpinan kemarin juga meminta wanita yang akrab disapa ‘Ani’ itu menghargai hubungan antarlembaga tinggi negara. Ia juga menegaskan hal yang disampaikan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, yang mengungkapkan jika Menkeu saat ini sulit diajak bekerja sama dengan MPR.

“Sudah beberapa kali diundang Pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan, Sri Mulyani tak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara,” tegas Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Rabu 1 Desember 2021.

Bamsoet menjelaskan, beberapa kali Badan Anggaran MPR mengundang Sri Mulyani rapat untuk membicarakan refocusing anggaran penanggulangan Covid-19. Namun, setiap kali diundang tidak hadir.

Padahal, menurut politikus Golkar itu, MPR senantiasa mendukung berbagai kinerja pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Pimpinan MPR meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dari jabatannya. Pimpinan MPR menilai Sri Mulyani tidak cakap mengatur kebijakan pemerintah yang berkelanjutan.

Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengatakan, salah satu alasan permintaan agar Jokowi memberhentikan Sri Mulyani adalah pemotongan anggaran MPR. Padahal, jumlah pimpinan MPR telah mengalami perubahan dari empat menjadi 10 orang pada periode ini.

“Kami di MPR ini kan pimpinannya 10 orang, dulu cuma empat orang, kemudian 10 orang. Anggaran di MPR ini malah turun, turun terus,” tegas Fadel kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 30 November 2021.

Untuk itu, Fadel membeberkan jika 10 pimpinan MPR telah rapat bersama dan hasilnya meminta agar Presiden Jokowi mencopot Sri Mulyani.

“Maka kami, ini atas nama pimpinan MPR Republik Indonesia mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia untuk memberhentikan saudari Menteri Keuangan (Sri Mulyani),” jelasnya.

Ketika dihubungi wartawan untuk mengonfirmasi hal tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari, namun sejak kemarin belum mendapatkan respons hingga berita ini diturunkan.