Jadikan Arteria Dahlan Objek Candaan, Raker Komisi III dengan Kapolri Dihiasi Gelak Tawa

Jadikan Arteria Dahlan Objek Candaan, Raker Komisi III dengan Kapolri Dihiasi Gelak Tawa

Helmi Yaningsi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Kepela Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Purnomo di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin 24 Januari 2022 dihiasi dengan gelak tawa.

Hal tersebut dikarenan secara bergantian, peserta rapat kerja menjadikan Arteria Dahlan selaku anggota Komisi III DPR sebagai objek bercandaan.

Dikabarkan hal itu diawali oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni yang melempar guyonan.

Sahroni mengatakan masing-masing anggota dewan akan mendapat waktu tiga menit jika ingin mengajukan pertanyaan. Pasalnya, penentuan waktu itu diperlukan karena ada 37 orang yang hendak bertanya.

Namun, ia kemudian berseloroh memberikan Arteria waktu lebih lama dibandingkan legislator lain.

"Nanti, kalau untuk Arteria kita agak sedikit lebih lama," kata Sahroni saat memimpin rapat yang direspons dengan tawa oleh para peserta rapat, dilansir dari CNN Indonesia.

Selanjutnya, selang beberapa waktu kemudian, giliran Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto yang melempar candaan di rapat.

Dia yang notabene rekan separtai Arteria tiba-tiba menggunakan bahasa Jawa ketika berkomunikasi dengan Listyo di dalam rapat tersebut.

Meski tidak menyebut nama Arteria, namun ucapan Bambang Pacul, begitu ia sering disapa lantas mengundang gelak tawa diantara para anggota dewan.

Awalnya, Bambang Pacul mengungkit terkait kondisi keuangan di Indonesia yang nantinya berkaitan dengan anggaran Polri di tahun anggaran berikutnya.

"Jadi kalau berabstraksi, nanti matur sama pak Presiden. Mohon izin, ini pakai bahasa Jawa matur," ucap Bambang dalam rapat.

Atas aksinya tersebut, situasi rapat kembali mencair diikuti dengan tawa para legislator.

"Itu penghormatan itu, dalam bahasa Jawa, Pak Listyo paham. Jadi jangan dikait-kaitkan dengan yang lain-lain ini," tambah Bambang Pacul yang juga dikenal sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah tersebut.

Selain itu, nama Arteria kembali disebut oleh anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman. Ia mengatakan bahwa wajah Arteria tidak terlihat jelas lantaran menggunakan masker yang cukup tebal.

"Itu Pak Arteria Dahlan ya? Karena enggak begitu jelas," ucap Benny seraya diikuti tawa anggota lain.

"Karena enggak begitu jelas, maskernya tebal sekali," tambah anggota DPR yang terpilih dari Dapil Nusa Tenggara Timur I tersebut.

Atas semua yang terjadi di rapat, Arteria terlihat tidak merespons berbagai guyon yang beberapa kali dilayangkan rekan-rekan sekomisinya tersebut.

Di satu sisi, Arteria sempat berbicara sedikit dalam rapat tersebut dengan memberikan usulan soal redaksional kesimpulan Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Kapolri. Namun, usul Arteria tersebut tidak disetujui karena khawatir kebanyakan mengubah redaksional dan membuat raker tak kunjung selesai.

Seperti yang diketahui bahwa Arteria menjadi sorotan publik sejak pekan lalu setelah meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin mencopot oknum kepala kejaksaan tinggi (kajati) karena menggunakan Bahasa Sunda dalam sebuah rapat.